Gajah Liar Kembali Masuk Permukiman, WRU BPBD Lakukan Penghalauan
- 26 Mei 2026 13:02 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh – Tim Wildlife Response Unit (WRU) BPBD Aceh Barat melakukan penanganan interaksi gajah liar dengan manusia di Gampong Canggai, Kecamatan Pante Ceureumen, sejak 24 hingga 26 Mei 2026. Operasi tersebut melibatkan lima personel guna menghalau kawanan gajah yang mendekati permukiman dan perkebunan warga.
Kalaksa BPBD Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansya mengatakan, tim WRU BPBD langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan masyarakat terkait kemunculan kawanan gajah liar di kawasan tersebut. Menurutnya, keberadaan satwa liar itu sempat membuat warga khawatir karena mendekati area perkebunan masyarakat.
“Untuk saat ini gajah yang berinteraksi di wilayah Gampong Canggai sudah berhasil dihalau dan menjauh dari wilayah pemukiman serta perkebunan warga,” ujar Teuku Ronald Nehdiansya. Ia menyebutkan, proses penghalauan dilakukan secara bertahap agar kawanan gajah kembali masuk ke habitat alaminya di kawasan hutan.
BPBD Aceh Barat mencatat intensitas interaksi gajah dengan masyarakat di wilayah tersebut cenderung meningkat dalam dua bulan terakhir. Tim WRU bahkan telah menangani sedikitnya lima kali kasus serupa di kawasan Gampong Canggai dan sekitarnya.
Teuku Ronald menjelaskan, meningkatnya interaksi tersebut diduga dipicu oleh keberadaan bayi gajah di dalam kawanan. Kondisi itu menyebabkan kelompok gajah mengalami kesulitan melakukan migrasi sehingga lebih sering berada di sekitar kawasan perkebunan warga.
“Kemungkinan dipicu oleh keberadaan bayi gajah yang teridentifikasi berada di wilayah interaksi, karena gajah yang memiliki anak biasanya kesulitan melakukan migrasi,” katanya. Ia menambahkan, kondisi tersebut membuat kawanan gajah lebih lama bertahan di sekitar area sumber makanan milik warga.
Selain menimbulkan keresahan masyarakat, interaksi satwa liar tersebut juga mengakibatkan kerugian pada sektor perkebunan warga. Berdasarkan pendataan sementara, sekitar 50 batang pohon sawit milik warga Gampong Canggai dan Lawet mengalami kerusakan akibat diinjak dan dirusak kawanan gajah.
BPBD Aceh Barat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun satwa liar tersebut. Masyarakat juga diminta segera melapor kepada petugas apabila kembali melihat keberadaan gajah liar mendekati permukiman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....