Hardiknas 2026, Bupati Aceh Barat Tekankan Integritas Guru

  • 12 Mei 2026 14:08 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh – Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM memimpin Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Barat, Selasa, 12 Mei 2026. Kegiatan yang diikuti para guru, kepala sekolah, ASN, dan pelajar itu digelar untuk memperkuat komitmen peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di daerah.

Dalam sambutannya, Tarmizi mengatakan pendidikan merupakan proses menemukan sekaligus menumbuhkembangkan potensi manusia sebagai makhluk Tuhan yang mulia. Ia menegaskan konsep pendidikan nasional harus mampu membentuk generasi berkarakter, cerdas, dan berakhlak baik.

“Pendidikan adalah proses menemukan dan menumbuh kembangkan fitrah kodrat alamiah manusia atau potensi sebagai makhluk Tuhan yang mulia,” kata Tarmizi. Ia juga mengingatkan pentingnya penerapan nilai asah, asih, dan asuh sebagaimana diajarkan Ki Hajar Dewantara.

Menurut Tarmizi, pendidikan memiliki peran penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan membangun peradaban yang maju. Hal tersebut, katanya, sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003.

“Sesauai dengan amanat UUD 1945 dan UU Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003, pendidikan pada hakikatnya adalah proses mencerdaskan kehidupan, membangun watak dan peradaban bangsa,” ujarnya. Ia menambahkan pendidikan juga harus melahirkan generasi yang mandiri, sehat, serta memiliki integritas tinggi.

Tarmizi menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat saat ini menempatkan sektor pendidikan dan kesehatan sebagai prioritas utama pembangunan daerah. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia menjadi penentu kemajuan Aceh Barat di masa mendatang.

“Sesuai dengan asta cita Presiden, pendidikan adalah usaha bersama untuk membangun SDM yang unggul, kuat, dan tangguh agar Indonesia menjadi negara maju, makmur, dan bermartabat,” katanya. Ia menilai keberhasilan pendidikan tidak terlepas dari kualitas tenaga pendidik sebagai teladan bagi peserta didik.

Dalam kesempatan itu, Tarmizi juga menekankan pentingnya integritas guru dan kepala sekolah dalam menjalankan tugasnya. Ia meminta seluruh jajaran pendidikan agar mampu menjadi contoh yang baik bagi siswa maupun masyarakat.

“Ini menjadi PR bersama dan menjadi fokus seluruh pejabat daerah serta satuan pendidikan untuk memastikan semua guru dan kepala sekolah benar-benar berintegritas dan bisa menjadi teladan,” ujar Tarmizi. Menurutnya, inti dari pendidikan adalah keteladanan yang diberikan oleh tenaga pendidik.

Ia juga meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Barat melakukan evaluasi terhadap guru maupun kepala sekolah yang dinilai bermasalah. Langkah tegas diperlukan agar kualitas pendidikan dan disiplin aparatur pendidikan dapat terus ditingkatkan.

“Guru atau kepala sekolah yang tidak bisa menjadi teladan harus diberikan sikap tegas. Sanksi bukan hanya mengganti kepala sekolah, tetapi dilanjutkan dengan proses berikutnya agar menjadi pelajaran bagi semua pihak,” tegasnya.

Upacara Hardiknas 2026 tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap momentum Hardiknas menjadi pengingat pentingnya kolaborasi semua pihak dalam membangun dunia pendidikan yang lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....