Kakankemenag Aceh Barat Khairul Azhar Raih Serambi Awards 2026
- 31 Agt 2026 21:55 WIB
- Meulaboh
RRI,CO.ID, Meulaboh- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Aceh Barat, Dr. H. Khairul Azhar, S.Ag., MA, meraih penghargaan Serambi Awards 2026 – Gebrakan Sang Pemimpin kategori Penjaga Ketahanan Akidah dan Karakter Umat.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Pemimpin Redaksi Serambi Indonesia, Zainal Arifin M Nur, bersama Pemimpin Perusahaan Serambi Indonesia, Firdaus D, pada malam puncak Serambi Awards 2026 di Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, Sabtu 29 Agustus 2026 malam.
Karena berhalangan hadir, penghargaan tersebut diterima oleh Drs. H. Tharmizi, Kasi Bimas Islam Kemenag Aceh Barat, yang hadir mewakili Kakankemenag Aceh Barat.
Penghargaan itu menjadi apresiasi atas kiprah Khairul Azhar dalam mendorong berbagai program dan inovasi di bidang keagamaan dan pendidikan selama memimpin Kemenag Aceh Barat.
Di bawah kepemimpinannya, penguatan madrasah, pondok pesantren, guru, serta pembinaan masyarakat terus didorong sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki fondasi akidah dan karakter yang kuat.
Bagi Khairul Azhar, penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir. Justru, penghargaan itu menjadi pengingat sekaligus tanggung jawab untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, tentu saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Serambi Indonesia yang telah memberikan penghargaan ini. Bagi saya, penghargaan ini bukan semata-mata penghargaan pribadi, tetapi merupakan apresiasi terhadap kerja bersama seluruh jajaran Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat,” ujar Khairul Azhar.
Ia menilai penghargaan tersebut sebagai amanah yang harus dijawab dengan peningkatan kinerja dan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Saya memandang penghargaan ini sebagai sebuah amanah dan motivasi untuk kami agar terus berbuat, terus berinovasi, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam bidang keagamaan dan pendidikan,” katanya.
Menurut Khairul, menjaga ketahanan akidah dan karakter umat tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga saja. Dibutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat, mulai dari ulama, pimpinan dayah, madrasah, guru, pemerintah daerah, orang tua hingga masyarakat.
“Menjaga akidah dan karakter umat tidak mungkin dilakukan oleh Kementerian Agama sendiri. Ini membutuhkan sinergi dengan ulama, pimpinan dayah, madrasah, guru, pemerintah daerah, orang tua, serta seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Ia menyebut perkembangan teknologi dan media sosial menjadi tantangan tersendiri dalam pembinaan generasi muda. Arus informasi yang begitu cepat harus diimbangi dengan penguatan nilai agama dan karakter.
“Di tengah perkembangan teknologi dan media sosial yang begitu cepat, kita harus memastikan generasi muda memiliki fondasi akidah, ilmu agama dan karakter yang kuat,” katanya.
Menurutnya, perkembangan teknologi semestinya tidak dipandang hanya sebagai tantangan, tetapi juga sebagai peluang untuk menyebarkan nilai-nilai kebaikan.
“Teknologi harus kita manfaatkan sebagai sarana kebaikan, bukan justru menjadi pintu masuk bagi hal-hal yang merusak karakter generasi,” tegasnya.
Khairul juga memberikan apresiasi kepada seluruh ASN dan keluarga besar Kemenag Aceh Barat yang selama ini menjadi bagian penting dalam menjalankan berbagai program dan inovasi.
“Penghargaan ini tentu saya dedikasikan kepada seluruh keluarga besar Kementerian Agama Aceh Barat. Tanpa dukungan dan kerja keras teman-teman semua, tentu berbagai program yang kita jalankan tidak akan berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Ia berharap penghargaan Serambi Awards 2026 dapat menjadi energi baru bagi jajaran Kemenag Aceh Barat untuk terus menghadirkan pelayanan dan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Harapan kita ke depan, semoga penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat pendidikan agama, membangun karakter generasi muda dan menghadirkan kemaslahatan yang lebih besar bagi masyarakat Aceh Barat,” pungkas Khairul Azhar.
Penghargaan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang capaian, tetapi tentang bagaimana menghadirkan perubahan, menjaga nilai-nilai kebaikan, dan menanamkan fondasi karakter bagi generasi yang akan datang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....