Kinerja APBN Triwulan I 2026 di Wilayah Tapaktuan Tunjukkan Tren Positif
- 29 Apr 2026 18:09 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Tapaktuan - Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tapaktuan, Linggo Supranggono, bersama Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tapaktuan, Maulana Marzuki, merilis kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) periode Maret 2026, pada 22 April 2026. Rilis tersebut menjadi sarana penyampaian informasi kepada publik terkait perkembangan pelaksanaan anggaran negara dan kinerja penerimaan negara hingga akhir Triwulan I tahun 2026 di wilayah kerja masing-masing.
Kepala KPPN Tapaktuan, Linggo Supranggono, menyampaikan bahwa kinerja APBN di wilayahnya menunjukkan perkembangan positif, baik dari sisi belanja negara maupun penerimaan negara.
“Secara keseluruhan, pagu APBN yang disalurkan melalui KPPN Tapaktuan mencapai sekitar Rp3,28 triliun kepada 81 satuan kerja pada 14 kementerian/lembaga, serta mencakup empat pemerintah daerah, yakni Kabupaten Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, dan Kota Subulussalam, termasuk 610 gampong/desa,” ujarnya kepada RRI, Rabu, 29 April 2026.
Ia juga menyampaikan, dari sisi belanja negara, realisasi hingga 31 Maret 2026 mencapai Rp1,05 triliun atau sekitar 32 persen dari total pagu. Realisasi tersebut terdiri atas belanja pemerintah pusat sebesar 25 persen dan transfer ke daerah serta dana desa sebesar 33 persen.
Berdasarkan kinerja kementerian/lembaga, kata Linggo realisasi tertinggi tercatat pada Mahkamah Agung, diikuti Kejaksaan dan Kementerian Perhubungan. Sementara itu, Kementerian Haji dan Umrah sebagai kementerian baru pada 2026, hingga triwulan I belum mencatatkan realisasi anggaran.
“Pada triwulan I, salah satu isu strategis yang menjadi perhatian adalah penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR). Hingga periode tersebut, THR telah disalurkan kepada 6.242 penerima dengan total nilai mencapai Rp21,82 miliar,” ucapnya.
Selain itu, penyaluran Transfer ke Daerah juga menunjukkan capaian yang baik, di antaranya Dana Desa tahap I sebesar Rp49,06 miliar kepada 383 desa. Di sektor kesehatan, pemerintah turut menyalurkan tunjangan khusus kepada 16 dokter, serta tunjangan profesi guru melalui Dana Alokasi Umum.
Sementara itu, dari sisi penerimaan negara, kinerja perpajakan di wilayah kerja KPP Pratama Tapaktuan yang meliputi Kabupaten Aceh Selatan, Aceh Barat Daya, dan Simeulue, menunjukkan hasil menggembirakan. Realisasi penerimaan pajak hingga triwulan I 2026 mencapai Rp161,8 miliar atau tumbuh 27,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh meningkatnya aktivitas ekonomi domestik, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri. Berdasarkan jenis pajak, PPh Orang Pribadi dan PPh Pasal 21 tumbuh 168,3 persen, PPh Final, PPh Pasal 22, dan PPh Pasal 23 tumbuh 75,2 persen, serta PPN dan PPnBM tumbuh 27 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kontribusi terbesar penerimaan pajak berasal dari sektor instansi pemerintah, pertanian, kehutanan dan perikanan, perdagangan, serta konstruksi yang secara keseluruhan menyumbang sekitar 95 persen dari total penerimaan bruto.
Sektor instansi pemerintah mencatat pertumbuhan signifikan hampir 50 persen, didorong percepatan belanja pemerintah, pencairan THR, serta penyaluran tunjangan profesi guru. Sementara sektor pertanian dan perdagangan, khususnya komoditas kelapa sawit, diproyeksikan terus tumbuh seiring kenaikan harga CPO.
Sebagai penutup, Kepala KPPN Tapaktuan dan Kepala KPP Pratama Tapaktuan berharap capaian positif pada triwulan I ini dapat terus berlanjut, seiring dengan pertumbuhan penerimaan pajak dan optimalisasi belanja negara pada triwulan berikutnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....