Rakornis Perpustakaan Aceh Digelar di Meulaboh, Perkuat Literasi

  • 23 Apr 2026 12:31 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh – Pemerintah Aceh menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Bidang Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten/Kota se-Aceh Tahun 2026 pada Rabu, 22 April 2026 di Hotel Parkside Meuligoe Meulaboh. Kegiatan ini diikuti seluruh perwakilan kabupaten/kota se-Aceh guna memperkuat sinergi dalam pengembangan literasi dan tata kelola kearsipan daerah.

Rakornis tersebut berlangsung selama empat hari dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam menyelaraskan program perpustakaan dan kearsipan di tingkat daerah.

Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan daerahnya sebagai tuan rumah. Ia menilai momentum ini penting untuk mempererat koordinasi antar pemerintah daerah.

“Sebagai tuan rumah, kami menyambut kegiatan ini dengan penuh kehangatan,” ujar Said. Ia berharap Rakornis menjadi wadah efektif dalam memperkuat kolaborasi.

Menurutnya, pembangunan literasi merupakan fondasi utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Hal tersebut juga berperan penting dalam memperkuat daya saing daerah.

“Penguatan literasi harus menjadi prioritas bersama untuk masa depan daerah,” katanya. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program tersebut.

Said menambahkan, Rakornis ini diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan di sektor perpustakaan. Terutama dalam mengoptimalkan fungsi perpustakaan sebagai pusat kegiatan masyarakat.

“Perpustakaan harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat membaca,” ujarnya. Ia menilai inovasi program literasi perlu terus dikembangkan.

Selain itu, pengelolaan perpustakaan gampong juga menjadi perhatian penting. Peningkatan kapasitas pengelola dinilai menjadi kunci keberhasilan program literasi.

“Penguatan kapasitas pengelola perpustakaan harus terus didorong,” katanya. Ia berharap program literasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan lokal.

Rakornis ini juga diharapkan menghasilkan rekomendasi dan langkah konkret. Pertukaran praktik terbaik antar daerah menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut.

“Melalui Rakornis ini, kita bisa saling berbagi pengalaman dan solusi,” ujar Said. Ia optimistis kolaborasi akan memperkuat pembangunan literasi di Aceh.

Adapun agenda utama kegiatan meliputi optimalisasi pengawasan kearsipan. Selain itu, peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat dan Tingkat Kegemaran Membaca juga menjadi fokus.

Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong kemajuan literasi di seluruh wilayah Aceh. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperkuat budaya membaca di tengah masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....