OMI Aceh Barat Diikuti 352 Siswa Madrasah

  • 10 Sep 2026 11:27 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Sebanyak 352 siswa madrasah mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia atau OMI Tingkat Kabupaten Aceh Barat Tahun 2026. Kompetisi yang digelar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 7 hingga 9 September 2026.

OMI dilaksanakan secara bertahap berdasarkan jenjang pendidikan, dimulai dari Madrasah Aliyah atau MA pada Senin, 7 September 2026, dilanjutkan jenjang Madrasah Tsanawiyah atau MTs pada Selasa, 8 September 2026, dan ditutup dengan jenjang Madrasah Ibtidaiyah atau MI pada Rabu, 9 September 2026.

Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Aceh Barat, H Suhadi SAg, mengatakan 352 peserta tersebut terdiri atas 120 siswa MA, 113 siswa MTs, dan 119 siswa MI.

Menurutnya, para peserta mengikuti sejumlah bidang kompetisi sesuai jenjang masing-masing. Untuk jenjang MI, terdapat 59 peserta bidang IPAS dan 60 peserta bidang Matematika.

Sementara jenjang MTs diikuti 113 peserta, terdiri atas 38 peserta Matematika, 37 peserta IPA Terpadu, dan 38 peserta IPS Terpadu.

Sedangkan jenjang MA diikuti 120 peserta yang berkompetisi pada enam bidang, yakni Matematika, Geografi, Fisika, Ekonomi, Biologi dan Kimia.

“Jumlah peserta tahun ini menunjukkan bahwa OMI mendapat perhatian dan antusiasme yang baik dari madrasah. Kita berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung tertib serta memberikan ruang bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujar Suhadi.

Ia menyebutkan, Kemenag Aceh Barat melalui Seksi Pendidikan Madrasah telah mempersiapkan seluruh tahapan pelaksanaan, mulai dari tempat, peserta, panitia hingga teknis kompetisi.

Persiapan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan OMI berlangsung tertib, objektif dan transparan, sekaligus memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh peserta.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, H Khairul Azhar SAg MA, mengapresiasi seluruh madrasah, guru pembimbing, panitia dan peserta yang telah mempersiapkan diri mengikuti OMI 2026.

Ia mengatakan, OMI tidak hanya menjadi ajang meraih prestasi, tetapi juga menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan, meningkatkan kepercayaan diri dan membangun semangat berkompetisi secara sehat.

“OMI merupakan bagian dari upaya kita memberikan ruang kepada siswa madrasah untuk menunjukkan kemampuan dan prestasinya. Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kompetisi dengan sungguh-sungguh, menjunjung sportivitas, dan memberikan kemampuan terbaiknya,” kata Khairul Azhar.

Menurutnya, pelaksanaan OMI juga menjadi momentum bagi Kemenag untuk memetakan sekaligus mengembangkan potensi akademik peserta didik madrasah di Aceh Barat pada berbagai bidang keilmuan.

Khairul Azhar berharap siswa yang berhasil meraih prestasi di tingkat kabupaten dapat terus mendapatkan pembinaan, sehingga mampu bersaing pada tingkat provinsi hingga nasional.

“Kita ingin OMI ini menjadi langkah awal bagi anak-anak kita untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. Setelah berhasil di tingkat kabupaten, kita berharap siswa-siswa terbaik Aceh Barat dapat mewakili Provinsi Aceh di tingkat nasional dan membawa pulang prestasi untuk Aceh,” harapnya.

Dengan melibatkan peserta dari jenjang MI, MTs hingga MA, OMI 2026 diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta madrasah yang memiliki kemampuan akademik sekaligus siap bersaing pada tingkat yang lebih tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....