Karang Taruna Aceh Barat Desak Evaluasi TAPA dan Percepat Pembangunan RS Regional

  • 21 Apr 2026 21:21 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh: Ketua Karang Taruna Kabupaten Aceh Barat, Sabki Mustafa Habli, menyampaikan kekecewaan masyarakat terhadap Pemerintah Aceh terkait belum optimalnya pembangunan Rumah Sakit (RS) Regional Meulaboh serta minimnya alokasi anggaran untuk daerah tersebut.

Sabki meminta Pemerintah Aceh, khususnya Gubernur Aceh yang dikenal dengan sapaan Muallem, untuk mengevaluasi kinerja Sekretaris Daerah Aceh selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA).

Menurutnya, hingga saat ini belum terlihat keseriusan pemerintah provinsi dalam menyelesaikan pembangunan RS Regional Meulaboh. Padahal, keberadaan rumah sakit tersebut menjadi harapan besar masyarakat di wilayah Barat Selatan Aceh, meliputi Aceh Barat, Nagan Raya, dan Aceh Jaya.

“RS Regional Meulaboh merupakan kebutuhan mendesak masyarakat. Kami berharap Gubernur Aceh serius menuntaskan pembangunan ini agar dapat beroperasi penuh pada 2027,” ujar Sabki dalam pernyataan tertulis, Selasa (21/4/2026).

Ia menambahkan, kekecewaan masyarakat semakin bertambah lantaran tidak adanya alokasi dana transfer ke daerah (TKD) untuk Aceh Barat, meskipun wilayah tersebut baru saja terdampak bencana banjir.

Sabki menilai, keputusan TAPA yang tidak mengalokasikan anggaran tersebut menunjukkan kurangnya perhatian terhadap kondisi masyarakat yang terdampak bencana.

“Banjir yang terjadi telah dilaporkan oleh pemerintah kabupaten ke pemerintah provinsi dan pusat. Namun hingga kini belum ada respons konkret berupa dukungan anggaran,” katanya.

Karang Taruna Aceh Barat juga meminta pemerintah provinsi tidak mengabaikan wilayah Barat Selatan Aceh dan lebih memperhatikan pemerataan pembangunan.

Ia mengingatkan, jika kondisi ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin akan kembali muncul aspirasi pemekaran wilayah Provinsi Aceh Barat Selatan (ABAS) di tengah masyarakat.

Sabki berharap, Pemerintah Aceh segera mengambil langkah evaluasi dan perbaikan kebijakan agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....