Pengemudi Becak di Aceh Barat Hadapi Pendapatan Tak Menentu

  • 16 Apr 2026 21:37 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh — Keberadaan becak di Kabupaten Aceh Barat masih terlihat di sejumlah titik kota, salah satunya di depan RSUD Cut Nyak Dhien. Namun, para pengemudinya kini harus menghadapi kondisi yang tidak menentu dalam mencari penumpang.

Salah satu pengemudi becak, Achang, mengaku telah menjalani pekerjaan tersebut selama dua tahun terakhir dengan sistem mangkal di satu lokasi sambil menunggu penumpang.

“Kadang ada penumpang, kadang tidak sama sekali. Pernah seharian cuma dapat 25 ribu rupiah,” ujarnya pada Kamis, 16 april 2026.

Ia menjelaskan, sistem kerja sebagai pengemudi becak memang bergantung pada penumpang yang datang. Jika ada, ia langsung mengantar, namun jika tidak, ia hanya bisa menunggu di tempat mangkal.

Meski demikian, masih ada pelanggan tetap yang sesekali menggunakan jasanya. Bahkan, beberapa di antaranya meminta nomor telepon agar bisa menghubungi langsung saat membutuhkan.

Kondisi ini menunjukkan bahwa keberadaan becak masih dibutuhkan oleh sebagian masyarakat, meski harus bersaing dengan transportasi berbasis aplikasi serta kendaraan pribadi yang dinilai lebih cepat dan praktis.

Para pengemudi becak pun berharap pekerjaan ini tetap dapat bertahan dan terus menjadi sumber penghasilan di tengah perubahan zaman. (Penulis/Ulfa/UTU)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....