Bupati Aceh Jaya Buka Musrenbang RKPK 2027, Fokus Pembangunan Inklusif
- 01 Apr 2026 23:30 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Calang - Bupati Aceh Jaya, Safwandi, S.Sos MAP secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Kabupaten (Musrenbang RKPK) Aceh Jaya Tahun 2027. Musrembang tersebut dilaksanakan di Aula DPMPKB Aceh Jaya, Selasa, 31 Maret 2026.
Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam menyelaraskan arah pembangunan tahun 2027 dengan kebutuhan masyarakat serta visi pembangunan Aceh Jaya menuju 2045.
Musrenbang tersebut dihadiri unsur Forkopimda, Wakil Ketua DPRK Aceh Jaya, para kepala SKPK, camat, Ketua TP PKK, instansi vertikal, tokoh ulama, tokoh masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Dalam sambutannya, Safwandi menegaskan bahwa Musrenbang merupakan ruang partisipasi publik untuk merumuskan arah pembangunan daerah secara inklusif dan berkelanjutan.
“Musrenbang menjadi momentum penting untuk merumuskan solusi, menetapkan program prioritas, serta memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia memaparkan capaian pembangunan Aceh Jaya hingga tahun 2025 yang menunjukkan tren positif, di antaranya penurunan angka kemiskinan menjadi 10,37 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 74,2 poin, serta tingkat pengangguran terbuka 2,57 persen. Sementara itu, indeks gini tercatat 0,254 yang menunjukkan pemerataan yang cukup baik.
Meski demikian, pertumbuhan ekonomi daerah masih menjadi tantangan, dengan capaian sebesar 3,15 persen pada tahun 2025 yang dinilai belum optimal.
“Kita harus bekerja lebih cepat dan tepat sasaran agar pembangunan dapat dirasakan merata oleh seluruh masyarakat,” katanya tegas.
Musrenbang RKPK Aceh Jaya Tahun 2027 mengusung tema “Penguatan Tata Kelola Pemerintahan, Kemandirian Fiskal, dan Penumbuhan Kelembagaan Ekonomi Produktif untuk Mendorong Produktivitas Ekonomi Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutan.”
Tema tersebut diperkuat melalui sejumlah fokus pembangunan, antara lain peningkatan layanan publik, pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal, pemerataan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan syariat Islam dan keistimewaan Aceh.
Selain itu, Bupati juga menekankan 19 program prioritas daerah yang mencakup penguatan peran ulama, peningkatan pendapatan asli daerah, pemenuhan layanan dasar, pengembangan UMKM dan ekonomi digital, reformasi birokrasi, pembangunan infrastruktur, hilirisasi komoditas unggulan, pelestarian lingkungan, hingga ketahanan pangan.
Pada kesempatan tersebut, Safwandi mengajak seluruh peserta Musrenbang untuk memberikan masukan yang objektif dan terukur terhadap rancangan RKPK.
“Usulan yang disampaikan harus selaras dengan kebutuhan masyarakat dan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan,” ujarnya.
Ia menutup dengan mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun daerah.
“Dengan semangat Aceh Jaya bangkit bersama, mari kita wujudkan daerah yang mandiri, maju, dan berdaya saing,” katanya menambahkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....