Wabup Abdya Lantik 124 Pejabat, Tekankan Integritas ASN

  • 30 Mar 2026 12:57 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Blangpidie - Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Zaman Akli, melantik 124 pejabat eselon III, IV, serta kepala sekolah di lobi Kantor Bupati Abdya, Blangpidie, Jumat, 27 Maret 2026. Pelantikan ini dihadiri Forkopimkab, Plt Sekda, kepala SKPK, dan pejabat daerah sebagai bagian penguatan birokrasi pemerintahan.

Sebanyak 124 pejabat yang dilantik terdiri dari 71 pejabat struktural eselon III dan IV. Selain itu, terdapat 53 pengawas dan kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Abdya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Zaman Akli menyampaikan bahwa pelantikan bukan sekadar seremonial jabatan. Ia menegaskan jabatan merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan tanggung jawab tinggi.

"Kepercayaan yang diberikan kepada saudara sekalian merupakan hasil dari proses penilaian terhadap kompetensi, kinerja, serta komitmen," kata Zaman Akli. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas dalam setiap tugas yang diemban.

Menurutnya, jabatan yang diberikan telah melalui mekanisme yang sesuai aturan dan memiliki dasar hukum kuat. Hal ini sejalan dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang profesional dan akuntabel.

Zaman Akli menyebut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara menjadi pedoman utama. Regulasi tersebut menekankan sistem merit berbasis kualifikasi, kompetensi, dan kinerja.

"Artinya, saudara-saudari tidak hanya dituntut untuk bekerja, tetapi juga bekerja dengan benar dan berintegritas," tegasnya. Ia juga mengingatkan bahwa jabatan harus memberikan hasil nyata bagi masyarakat.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa jabatan bukanlah tempat mencari kenyamanan. Sebaliknya, jabatan merupakan ruang pengabdian bagi kepentingan publik.

"Jabatan ini bukan tempat untuk mencari kenyamanan, tetapi tempat untuk menunjukkan pengabdian," ujarnya. Ia berharap seluruh pejabat mampu menjalankan peran secara optimal.

Zaman Akli juga menyoroti tantangan birokrasi yang semakin kompleks di era saat ini. Perubahan global dan perkembangan teknologi menuntut ASN lebih adaptif dan responsif.

Menurutnya, pemerintah pusat terus mendorong reformasi birokrasi yang berorientasi pelayanan publik. ASN dituntut menjadi pelayan yang cepat, tepat, dan solutif bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kekompakan seluruh jajaran. Sinergi antar perangkat daerah menjadi kunci dalam mencapai target pembangunan.

"Saya meminta seluruh pejabat memiliki komitmen kuat dalam menyukseskan visi dan misi kepala daerah," tegasnya. Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam pelaksanaan program kerja.

Zaman Akli menambahkan bahwa visi dan misi pemerintah daerah bukan sekadar dokumen formal. Hal tersebut merupakan arah pembangunan yang harus diwujudkan secara nyata.

"Setiap program kerja harus selaras dan terintegrasi, jangan berjalan sendiri-sendiri," pungkasnya. Ia mengingatkan pentingnya koordinasi untuk memastikan keberhasilan pembangunan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....