Bupati Aceh Barat Kunjungi Rumah Tidak Layak Huni Anak Yatim
- 17 Mar 2026 20:48 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh – Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM mengunjungi rumah tidak layak huni milik seorang anak yatim bernama Zuretti di Desa Pasi Jeut, Kecamatan Woyla Barat, Kabupaten Aceh Barat, Selasa, 17 Maret 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi rumah warga sekaligus menyerahkan bantuan dan berbuka puasa bersama keluarga serta masyarakat setempat.
Kunjungan itu dilakukan setelah Bupati Tarmizi memperoleh informasi mengenai kondisi rumah tersebut dari media sosial. Ia kemudian memutuskan untuk langsung mendatangi lokasi guna memastikan kondisi yang sebenarnya.
Dalam kesempatan itu, Tarmizi menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi rumah yang dinilai sangat tidak layak untuk ditempati. Ia menyebut rumah tersebut bahkan tidak memiliki aliran listrik.
“Rumah ini betul-betul tidak layak huni. Kebetulan saya baru pulang dari Jakarta, jadi langsung ke Meulaboh dan singgah buka puasa bersama di sini sekaligus menyerahkan bantuan untuk kebutuhan mereka,” ujar Tarmizi.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak seharusnya terjadi, terlebih rumah tersebut ditempati oleh anak yatim. Ia menegaskan pemerintah daerah akan segera mengambil langkah agar kondisi tersebut dapat segera diperbaiki.
Tarmizi memastikan sebelum Hari Raya Idul Fitri rumah tersebut sudah dialiri listrik. Ia juga menyebut setelah lebaran pemerintah daerah akan membangun rumah baru yang lebih layak dan permanen bagi keluarga tersebut.
“Setelah hari raya nanti kita akan bangun rumah baru yang permanen. Kita juga ingin memastikan di Woyla Barat tidak ada lagi rumah seperti ini, apalagi ditempati oleh anak yatim,” katanya.
Bupati Aceh Barat itu juga mengingatkan para camat dan keuchik agar lebih aktif memantau kondisi masyarakat di wilayah masing-masing. Ia menilai informasi mengenai rumah tidak layak huni seharusnya dapat dilaporkan langsung oleh aparatur pemerintah di tingkat desa.
Ia menegaskan tidak ingin lagi mendapatkan informasi serupa dari media sosial. Menurutnya, camat dan keuchik memiliki tanggung jawab untuk memastikan kondisi masyarakat di wilayahnya.
“Awalnya saya percayakan kepada camat dan keuchik untuk pendataan tersebut. Namun setelah lebaran nanti saya perintahkan Dinas Sosial dan BPBD untuk mengambil alih pendataan di setiap desa,” tutup Tarmizi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....