Tolak Penutupan Tambang Emas, Warga Demo DPRK Nagan
- 10 Feb 2026 16:14 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Nagan Raya - Warga menggelar aksi demonstrasi di depan gerbang Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya, Aceh, Senin 9 Februari 2026. Mereka menolak penutupan tambang emas yang selama ini menjadi mata pencaharian warga.
Aksi demonstrasi tersebut diikuti oleh warga yang selama ini menggantungkan hidup dari aktivitas pertambangan emas. Warga menyampaikan aspirasi agar pemerintah daerah dan DPRK Nagan Raya tidak menutup tambang emas secara sepihak tanpa solusi yang jelas bagi masyarakat.
Namun dalam aksi tersebut, pintu gerbang DPRK Nagan Raya tertutup, sejumlah warga terdengar meminta agar gerbang dibuka sehingga aspirasi dapat tersampaikan secara langsung kepada anggota dewan.
Dalam suasana tersebut, Rita Hartita, seorang ibu yang mewakili warga perempuan sempat menyampaikan keluhan bahwa aktivitas tambang menjadi sumber penghidupan keluarga mereka.
Salah satu penggerak aksi demo mengatakan bahwa penutupan tambang emas akan berdampak terhadap ekonomi masyarakat.
"Kami masyarakat Nagan Raya berharap tambang emas ini tidak ditutup karena menjadi sumber mata pencaharian. Kami butuh penghasilan untuk menghidupi keluarga,termasuk anak yatim dan para janda. Kenapa kami yang ditutup, sementara perusahaan-perusahaan lain masih ada disini. Yang turun ke aksi ini adalah masyarakat, bukan orang lain," ujar Rita Hartita.
Warga juga meminta DPRK Nagan Raya mencari solusi yang adil, seperti pengawasan tambang yang lebih tertib dan sesuai aturan, bukan dengan melakukan penutupan total yang merugikan masyarakat kecil.
Aksi demonstrasi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan di tengah situasi yang sempat riuh saat warga menyampaikan orasi di depan gerbang Gedung DPRK Nagan Raya.
Hingga aksi berakhir, warga dapat masuk ke dalam Gedung DPRK Nagan Raya untuk menyampaikan aspirasi. Warga berharap dialog tersebut berlanjut dan menghasilkan solusi terbaik terkait aktivitas tambang emas di Nagan Raya. (Lia Ulfa/ Mahasiswi Magang UTU).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....