Puluhan Ribu Warga Aceh Masih Mengungsi

  • 31 Jan 2026 23:47 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Hingga Senin (19/1/2026) pukul 13.14 WIB, sebanyak 24.426 kepala keluarga (KK) atau 91.962 jiwa masih bertahan di lokasi pengungsian akibat bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh sejak akhir November 2025. Para pengungsi tersebut tersebar di 988 titik pengungsian yang berada di berbagai kabupaten dan kota.

Data Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh mencatat, Kabupaten Aceh Utara menjadi daerah dengan jumlah pengungsi terbanyak. Di wilayah tersebut terdapat 33.261 jiwa atau 9.242 KK yang tersebar di 210 titik pengungsian.

Jumlah pengungsi terbanyak berikutnya berada di Kabupaten Gayo Lues dengan 18.944 jiwa atau 5.571 KK yang menempati tujuh titik pengungsian. Selanjutnya, Kabupaten Pidie Jaya mencatat 14.794 jiwa atau 4.037 KK yang tersebar di 38 titik pengungsian.

Sementara itu, Kabupaten Aceh Tamiang melaporkan sebanyak 6.052 jiwa atau 707 KK pengungsi yang tersebar di 513 titik. Kabupaten Aceh Tengah mencatat 5.306 jiwa atau 1.075 KK di 61 titik pengungsian, disusul Kabupaten Bireuen dengan 4.897 jiwa atau 1.397 KK yang berada di 59 titik.

Wilayah lain yang masih mencatat pengungsian di antaranya Kabupaten Aceh Timur dengan 3.862 jiwa atau 1.056 KK di 53 titik, Kabupaten Nagan Raya sebanyak 2.472 jiwa atau 817 KK di enam titik, serta Kabupaten Bener Meriah dengan 2.116 jiwa yang tersebar di 39 titik pengungsian. Selain itu, Kabupaten Pidie melaporkan 137 jiwa atau 30 KK di dua titik pengungsian, serta Kota Lhokseumawe sebanyak 119 jiwa atau 37 KK.

Juru Bicara Posko Penanganan Bencana Banjir dan Longsor Aceh, Murthalamuddin, mengatakan seluruh unsur pemerintah bersama pihak terkait terus bekerja memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi. Distribusi logistik, layanan dapur umum, serta koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar penanganan di lapangan berjalan optimal.

Ia menambahkan, dari 18 kabupaten/kota terdampak, tujuh daerah dilaporkan sudah tidak lagi memiliki titik pengungsian, yakni Aceh Selatan, Subulussalam, Langsa, Aceh Barat, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, dan Aceh Besar.

Secara keseluruhan, bencana banjir dan longsor di Aceh berdampak pada 2.584.067 jiwa atau 670.826 KK, dengan korban meninggal dunia tercatat sebanyak 561 orang dan 30 orang masih dinyatakan hilang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....