Puting Beliung di Lokasi Karhutla, Begini Penjelasan BMKG
- 28 Jan 2026 21:42 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan terkait munculnya fenomena angin puting beliung di kawasan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Desa Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Rabu 28 Januari 2026 sore. Fenomena itu salah satu petanda sirklus alam membentuk awan konvektif membawa hujan.
Prakirawan BMKG Nagan Raya, Angga Yudha, S.Tr, Met, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemantauan beberapa hari terakhir, tidak terdeteksi adanya awan Cumulonimbus (CB) baik melalui citra satelit maupun pengamatan visual di lokasi kejadian.
“Dari hasil pengecekan, tidak ada awan CB yang terdeteksi. Awan yang muncul hanya awan Cumulus tipis dengan perkiraan tinggi dasar sekitar 540 meter dan tinggi puncak mencapai 2.100 meter,” ujar Angga, Rabu malam.
Baca juga: Setelah Salat-Istisqa, Muncul Puting Beliung di Kawasan Karhutla
Ia menyebutkan, fenomena puting beliung tersebut lebih dipicu oleh kondisi lokal di sekitar area kebakaran. Suhu permukaan yang sangat tinggi akibat karhutla menyebabkan kerapatan udara menjadi rendah, sementara di sekitarnya terdapat massa udara dengan suhu lebih dingin dan tekanan lebih tinggi.
“Perbedaan tekanan yang ekstrem ini memaksa udara panas di lokasi kebakaran naik ke atas secara cepat, sehingga memicu terbentuknya angin puting beliung,” jelasnya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem lokal, terutama di wilayah yang terdampak kebakaran hutan dan lahan, meski tidak terpantau adanya awan hujan besar.
Mengenai kemungkinan akan ada guyuran hujan atau tidak pasca fenomena ini, Angga Yudha menyebut bahwa ada tanda-tanda terbentuknya awan konvektif, awan ini biasanya membawa hujan.
"Paling tidak kita tau aliran udara ke atas kuat dan ini mendukung pembentukan awan konvektif, arah angin siang dari laut signifikan membawa uap air yang mendukung pembentukan tetes air," ujar Angga Yudha.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....