Karhutla di Bubon Aceh Barat Mulai Terkendali, Tim Gabungan Fokus Pendinginan

  • 05 Jun 2026 14:50 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Kecamatan Bubon, Kabupaten Aceh Barat, kini mulai menunjukkan kondisi yang cukup terkendali.

Tim gabungan masih terus berjibaku di lapangan untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali meluas.

Fakta Utama Penanganan Karhutla di

Lokasi Kecamatan Bubon, Kabupaten Aceh Barat.

Untuk kondisi terkini penjalaran api berhasil disekat fokus pada pemadaman sisa asap di lahan gambut.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Barat, T. Ronald Nehdiansyah, menyampaikan pada Kamis 4 Juni 2026 bahwa penjalaran api telah berhasil disekat, asap dan bara api masih terlihat di sejumlah titik akibat kondisi lahan gambut yang cukup dalam.

“Untuk saat ini kondisi karhutla di kawasan Bubon sudah cukup terkendali. Penjalaran api telah berhasil tersekat, namun di lokasi bekas karhutla masih terlihat asap dan api walaupun tidak menyeluruh. Itu lebih merupakan titik-titik bekas kebakaran yang dipengaruhi faktor kedalaman gambut,” ujar Ronald.

Saat ini, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, dan KPH Wilayah IV tetap bersiaga di lokasi untuk melakukan pendinginan (cooling down) serta pemantauan intensif.

Faktor cuaca di lokasi kejadian dilaporkan cukup mendukung proses pemadaman. Langit yang terpantau berawan dan agak mendung, didukung oleh kondisi angin yang tidak terlalu kencang, sangat membantu mencegah penyebaran api secara meluas.

Rencana Operasi Udara dan Kendala Cuaca

Sebagai langkah antisipasi penanganan dari udara, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyiagakan pesawat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM).

Berdasarkan konfirmasi dengan petugas OMC BNPB pada pukul 11.30 WIB, koordinasi terus dilakukan untuk menetapkan pola operasi penanganan karhutla di Aceh Barat. Namun, rencana operasi pengeboman air (water bombing) menggunakan helikopter masih harus tertunda.

“Rencana operasi water bombing masih tetap berproses. Namun, kondisi cuaca di sekitar Bandara SIM serta jalur penerbangan menuju Aceh Barat saat ini dinilai kurang bersahabat dan berisiko tinggi bagi penerbangan helikopter,” tambah Ronald.

Komitmen Penuntasan hingga 100 Persen

BPBD Aceh Barat menegaskan akan terus mengawal proses pemadaman ini dan memastikan seluruh wilayah terdampak benar-benar aman dari potensi api susulan.

“Kami akan tetap melaksanakan penanganan karhutla sampai tuntas. Seluruh upaya pemadaman akan kami tempuh untuk memastikan efisiensi dan efektivitas kerja. Operasi penanganan karhutla ini baru akan kami akhiri saat wilayah terdampak sudah tertangani 100 persen,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....