Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadir Menutup Muktamar NU

  • 31 Agt 2026 11:47 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Jawa Timur pada Senin, 31 Agustus 2026. Kunjungan Kepala Negara ke Jawa Timur dalam rangka menghadiri Penutupan Muktamar Ke-23 Nahdlatul Ulama (NU) di Kabaputen Jombang.

Dalam keterangan tertulis dari Sekretariat Presiden, Kepala Negara beserta rombongan terbatas diagendakan tiba di Bandara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo, sekitar pukul 09.30 WIB. Setelahnya, Presiden melanjutkan perjalanan menuju Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang.

Kehadiran Presiden turut menunjukkan penghormatan terhadap peran besar NU sebagai salah satu kekuatan dalam perjalanan bangsa Indonesia. Sebelumnya, Presiden Prabowo hadir sekaligus membuka Muktamar NU yang digelar pada Jumat, 27 Agustus 2026.

Pada sambutannya, Kepala Negara menyampaikan bahwa Nahdlatul Ulama merupakan institusi bersejarah yang memiliki jasa besar dalam perjuangan kemerdekaan bangsa. Bagi Presiden Prabowo, menghadiri Mukhatamar NU merupakan kehormatan.

“Ini kehormatan besar bagi saya. Nahdlatul Ulama adalah institusi yang bersejarah yang sangat besar jasanya dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia,” kata Presiden Prabowo.

Presiden kemudian mengingatkan agar kontribusi para ulama tidak dilupakan dalam perjalanan bangsa. Presiden menyampaikan pesan tersebut dengan meminjam istilah 'Jas Merah' yang pernah disampaikan Presiden Soekarno.

"Kalau Bung Karno mengatakan Jas Merah, jngan sekali-sekali melupakan sejarah. Saya ingin menyampaikan Jas Ijo, jangan sekali-kali melupakan jasa ulama," ucap Presiden.

NU, kata Presiden, merupakan aset bangsa yang sangat besar, bersama dengan Muhammadiyah. Presiden mengakui besarnya dukungan kedua organisasi tersebut dalam perjalanan politiknya hingga menjadi Presiden Republik Indonesia.

Turut mendampingi Presiden dalam perjalanan menuju Jawa Timur yakni Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (Puspem)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....