Menlu: Indonesia Tertarik Kerja Sama Kelautan dengan Ekuador

  • 29 Sep 2025 15:23 WIB
  •  Meulaboh

KBRN, New York: Indonesia tertarik bekerja sama di sektor kelautan dengan Ekuador. Hal itu disampaikan Menlu RI saat pertemuan bilateral dengan Menlu Ekuador Gabriela Sommerfeld, Kamis (25/9/2025) di New York.

Menlu Sugiono menyoroti peluang penguatan kerja sama riset kelautan, khususnya terkait Pacific biodiversity. Menurut Menlu RI, hal itu didasari kedua negara yang sama-sama berbatasan dengan Samudera Pasifik.

“Sebagai dua negara yang berbatasan dengan Samudera Pasifik, kita memiliki kepentingan bersama untuk mendorong riset keanekaragaman hayati laut. Serta kerja sama perlindungan ekosistem maritim,” ujar Menlu RI pada pertemuan yang diselenggarakan di sela-sela High Level Week Sidang Majelis Umum (SMU) PBB ke-80 di Markas PBB.

Selain, pertemuan ini menandai semakin eratnya kemitraan kedua negara yang telah berlangsung selama 45 tahun. Kedua Menlu menekankan pentingnya memperkuat kerja sama di bidang perdagangan, pembangunan berkelanjutan, ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebudayaan.

“Selama 45 tahun terakhir, Indonesia dan Ekuador telah menjadi mitra yang kokoh dalam memajukan kepentingan bersama. Termasuk, di bidang ekonomi, IPTEK, dan budaya,” katanya menambahkan.

Sebagai penutup, kedua Menlu menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) on Diplomatic Capacity Building. MoU ini akan menjadi landasan baru dalam memperkokoh hubungan diplomatik dan memperluas ruang kerja sama pembangunan di berbagai bidang.

Menlu RI dan Menlu Ekuador berada di Markas Besar New York, untuk menghadiri berbagai rangkaian pertemuan pada High Level Week Sidang Majelis Umum (SMU) PBB ke-80. Baik Indonesia maupun Ekuador mengakui Negara Palestina, yang disampaikan dalam pertemuan khusus Solusi Dua Negara, Senin (22/9/2025) di Markas PBB. (Puspem)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....