Musim Hujan, Ini 5 Minuman Hangat untuk Redakan Gejala Flu
- 18 Sep 2026 22:54 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Hujan turun, udara terasa dingin, hidung mulai mampet, tenggorokan terasa gatal, lalu bersin datang berkali-kali. Kondisi seperti ini cukup sering membuat aktivitas terganggu. Selain beristirahat dan menjaga asupan cairan, secangkir minuman hangat bisa menjadi pilihan sederhana untuk membantu tubuh terasa lebih nyaman saat mengalami gejala flu atau pilek.
Sejumlah sumber kesehatan menyebutkan, mencukupi kebutuhan cairan penting ketika tubuh mengalami infeksi saluran pernapasan. Minuman hangat juga dapat membantu memberikan rasa nyaman pada tenggorokan dan meredakan sensasi hidung tersumbat. Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Rhinology menemukan bahwa konsumsi minuman panas memberikan perbaikan subjektif pada sejumlah gejala seperti pilek, batuk, bersin, sakit tenggorokan, rasa dingin, dan kelelahan pada penderita common cold atau flu.
Namun, perlu digarisbawahi, minuman hangat bukan obat yang dapat membunuh virus penyebab flu. Pada umumnya, infeksi virus akan membaik dengan sendirinya, sementara minuman dan perawatan rumahan lebih berperan dalam membantu mengurangi rasa tidak nyaman selama proses pemulihan. Mayo Clinic juga merekomendasikan cukup minum dan mengonsumsi cairan hangat untuk membantu meredakan gejala pilek, termasuk rasa tidak nyaman pada tenggorokan dan hidung tersumbat.
Lantas, minuman apa saja yang bisa dicoba ketika hujan turun dan tubuh mulai terasa kurang fit?
1. Air Lemon Hangat dengan Madu
Air lemon hangat dengan tambahan madu menjadi salah satu pilihan yang praktis. Cairan hangat dapat memberikan rasa nyaman pada tenggorokan, sementara madu dapat membantu meredakan batuk.
Mayo Clinic menyebut madu dapat membantu mengurangi batuk, termasuk ketika dicampurkan ke dalam teh hangat atau air lemon. Sejumlah penelitian pada infeksi saluran pernapasan juga menunjukkan adanya manfaat madu terhadap gejala batuk, meskipun kualitas dan hasil penelitian masih memiliki keterbatasan.
Untuk membuatnya, cukup siapkan air hangat, perasan lemon secukupnya, kemudian tambahkan madu sesuai selera. Hindari menggunakan air yang terlalu panas agar minuman tetap nyaman dikonsumsi.
2. Teh Jahe Hangat
Jahe juga bisa menjadi pilihan ketika tubuh terasa kurang nyaman saat musim hujan. Irisan jahe dapat diseduh dengan air panas dan diminum selagi hangat. Bila ingin rasa yang lebih ringan, jahe dapat dipadukan dengan sedikit madu.
Jahe memang telah lama digunakan sebagai bahan pangan sekaligus bahan pengobatan tradisional. Kajian sistematis terhadap 109 uji klinis acak menemukan berbagai penelitian mengenai manfaat jahe pada manusia, meskipun bukti untuk sejumlah manfaat kesehatan masih bervariasi. Karena itu, teh jahe lebih tepat diposisikan sebagai minuman pendamping untuk memberikan rasa nyaman, bukan sebagai obat flu.
3. Susu Kunyit Hangat
Buat yang menyukai minuman creamy, susu kunyit hangat bisa menjadi alternatif. Minuman ini cukup sederhana, yakni susu hangat yang diberi sedikit kunyit. Beberapa orang juga menambahkan madu atau sedikit kayu manis untuk memperkaya rasa.
Kunyit mengandung kurkumin yang telah banyak diteliti karena aktivitas antiinflamasi dan berbagai potensi biologisnya. Namun, kajian ilmiah juga menunjukkan bahwa bukti manfaat klinis kurkumin pada berbagai kondisi masih beragam. Artinya, susu kunyit sebaiknya dikonsumsi sebagai minuman pendamping, bukan dianggap sebagai terapi utama untuk flu.
4. Teh Hangat dengan Madu
Tidak perlu bahan yang rumit. Teh hangat dengan sedikit madu juga dapat menjadi pilihan ketika tenggorokan terasa tidak nyaman atau batuk mulai muncul.
Cairan hangat dapat membantu memberikan sensasi lega pada tenggorokan dan membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi. Mayo Clinic menyebut teh dan cairan hangat lainnya dapat membantu menenangkan tenggorokan serta membantu meredakan hidung tersumbat. Madu juga dapat digunakan sebagai tambahan untuk membantu meredakan batuk pada orang berusia lebih dari satu tahun.
5. Kaldu Hangat
Kalau ingin sesuatu yang lebih mengenyangkan, kaldu hangat bisa menjadi pilihan. Kaldu ayam atau kaldu sayuran dapat dikonsumsi saat nafsu makan sedang menurun, sekaligus membantu menambah asupan cairan.
Mayo Clinic memasukkan kaldu bening sebagai salah satu pilihan cairan ketika mengalami pilek. Selain membantu memenuhi kebutuhan cairan, makanan atau minuman hangat juga dapat memberikan rasa nyaman ketika tenggorokan terasa kurang enak.
Meski sederhana, ada satu hal penting yang jangan sampai dilupakan. Ketika mengalami gejala flu atau pilek, tubuh tetap membutuhkan istirahat yang cukup dan asupan cairan. Minuman hangat dapat menjadi bagian dari perawatan mandiri untuk membantu meredakan gejala, tetapi bukan pengganti pengobatan ketika kondisi membutuhkan pemeriksaan medis.
Jika gejala semakin berat, berlangsung lebih lama dari biasanya, atau disertai kondisi yang mengkhawatirkan, pemeriksaan ke tenaga kesehatan tetap diperlukan. Mayo Clinic mencatat sebagian besar common cold membaik dalam sekitar 7 hingga 10 hari, meski batuk dapat bertahan lebih lama.
Jadi, ketika hujan turun dan tenggorokan mulai terasa tidak nyaman, tak harus langsung mencari minuman yang rumit. Air lemon madu, teh jahe, susu kunyit, teh madu, hingga kaldu hangat bisa menjadi pilihan sederhana untuk menemani waktu istirahat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....