7 Teh Tradisional dari Berbagai Penjuru Dunia, Mana yang Pernah Anda Coba?

  • 05 Agt 2026 22:47 WIB
  •  Meulaboh

RRI. CO.ID, Meulaboh - Meta Deskripsi: Inilah 7 teh tradisional dari berbagai negara yang terkenal di dunia, mulai dari Teh Cekek Indonesia, Teh Tarik Malaysia, Masala Chai India, hingga Matcha Jepang. Mana yang sudah pernah Anda coba?

Teh menjadi salah satu minuman paling banyak dikonsumsi di dunia setelah air putih. Hampir setiap negara memiliki tradisi minum teh yang telah diwariskan secara turun-temurun. Menariknya, setiap daerah memiliki cara penyajian, bahan tambahan, hingga cita rasa yang berbeda sehingga menghasilkan minuman teh dengan karakter yang khas.

Di Asia, teh sering dipadukan dengan susu dan rempah-rempah. Sementara itu, di Timur Tengah teh identik dengan daun mint yang menyegarkan. Ada pula negara yang menyajikan teh dengan mentega, garam, bahkan melalui ritual khusus yang telah berlangsung selama ratusan tahun.

Jika Anda pencinta teh, berikut tujuh teh tradisional dari berbagai penjuru dunia yang patut masuk dalam daftar minuman yang wajib dicoba.

1. Teh Cekek – Indonesia

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara penghasil teh terbesar di dunia. Selain memiliki berbagai perkebunan teh berkualitas, Indonesia juga mempunyai beragam tradisi minum teh yang unik, salah satunya adalah Teh Cekek.

Teh Cekek dikenal memiliki seduhan yang jauh lebih pekat dibandingkan teh biasa. Warna hitam pekat serta aroma daun teh yang kuat menjadi ciri khas minuman ini. Nama "cekek" berasal dari sensasi rasa yang begitu pekat sehingga seolah membuat tenggorokan terasa "tercekik".

Minuman ini umumnya dibuat menggunakan daun teh hitam pilihan yang diseduh dalam jumlah lebih banyak. Sebagian penikmat menyajikannya dengan gula batu atau gula pasir, sementara yang lain lebih memilih menikmatinya tanpa pemanis agar cita rasa tehnya lebih terasa.

Bagi pencinta teh murni, Teh Cekek menawarkan pengalaman menikmati rasa teh yang autentik dan kaya aroma.

2. Teh Tarik – Malaysia

Jika berbicara tentang teh khas Malaysia, tentu tidak bisa melewatkan Teh Tarik. Minuman ini bahkan telah menjadi salah satu ikon kuliner negeri jiran.

Teh Tarik dibuat dari campuran teh hitam dan susu kental manis. Keunikannya terletak pada proses penyajiannya. Teh akan dituangkan berulang kali dari satu gelas ke gelas lainnya dengan posisi yang cukup tinggi. Teknik tersebut menghasilkan busa lembut di permukaan teh sekaligus membuat suhu minuman menjadi lebih nyaman untuk diminum.

Selain memiliki rasa yang manis dan lembut, pertunjukan saat "menarik" teh juga sering menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

3. Masala Chai – India

India memiliki budaya minum teh yang sangat kuat. Hampir di setiap sudut kota terdapat pedagang yang menjual Masala Chai, yaitu teh susu dengan campuran berbagai rempah.

Masala Chai biasanya dibuat menggunakan teh hitam, susu segar, gula, jahe, kayu manis, kapulaga, cengkih, dan lada hitam. Semua bahan direbus bersama hingga menghasilkan aroma yang harum dan rasa yang kaya.

Perpaduan teh dan rempah membuat minuman ini terasa hangat sekaligus menyegarkan. Tidak heran jika Masala Chai menjadi salah satu minuman favorit masyarakat India sepanjang hari.

4. Matcha – Jepang

Berbeda dengan teh seduh pada umumnya, Matcha berasal dari daun teh hijau yang dikeringkan, kemudian digiling hingga menjadi bubuk halus.

Di Jepang, Matcha bukan sekadar minuman, tetapi juga bagian penting dari upacara minum teh yang telah berlangsung selama berabad-abad. Penyajiannya menggunakan mangkuk khusus dan pengocok bambu yang disebut chasen untuk menghasilkan busa halus di permukaan teh.

Matcha memiliki rasa khas berupa perpaduan antara sedikit pahit, gurih (umami), dan aroma rumput segar. Kini, Matcha juga banyak digunakan sebagai bahan minuman modern, es krim, kue, hingga berbagai jenis makanan penutup.

5. Butter Tea – Tibet

Salah satu teh paling unik di dunia berasal dari wilayah Tibet, yaitu Butter Tea atau Po Cha.

Minuman ini dibuat dari teh hitam yang direbus dalam waktu lama, kemudian dicampur dengan mentega yak dan garam. Hasilnya adalah minuman dengan tekstur yang lebih kental dibandingkan teh biasa

Bagi masyarakat Tibet yang tinggal di dataran tinggi dengan suhu dingin, Butter Tea menjadi sumber energi sekaligus membantu menjaga kehangatan tubuh. Meski rasanya cukup berbeda dari teh pada umumnya, minuman ini merupakan bagian penting dari kehidupan sehari-hari masyarakat setempat.

6. Mint Tea – Maroko

Mint Tea merupakan minuman yang sangat identik dengan budaya Maroko. Bahkan, menyuguhkan teh mint kepada tamu dianggap sebagai simbol penghormatan dan keramahan.

Teh ini dibuat menggunakan teh hijau yang dipadukan dengan daun mint segar dan gula dalam jumlah cukup banyak. Saat penyajian, teh dituangkan dari posisi yang cukup tinggi ke dalam gelas kecil sehingga menghasilkan busa tipis di atas permukaan minuman.

Perpaduan aroma mint yang segar dengan rasa manis membuat Mint Tea cocok dinikmati kapan saja, terutama saat cuaca panas.

7. Earl Grey – Inggris

Inggris memiliki tradisi minum teh yang sudah terkenal di seluruh dunia. Salah satu jenis teh yang paling populer adalah Earl Grey.

Teh ini merupakan teh hitam yang diberi tambahan minyak bergamot, yaitu buah citrus yang menghasilkan aroma segar dan elegan.

Earl Grey biasanya dinikmati saat tradisi afternoon tea bersama aneka kue, biskuit, atau sandwich. Sebagian orang menyukainya dalam kondisi polos, sementara yang lain menambahkan susu atau irisan lemon sesuai selera

Mengapa Setiap Negara Memiliki Teh yang Berbeda?

Perbedaan jenis teh di berbagai negara dipengaruhi oleh banyak faktor, antara nya.

Iklim dan kondisi geografis.

Jenis daun teh yang dibudidayakan.

Pengaruh budaya dan sejarah.

Ketersediaan rempah-rempah serta bahan lokal.

Kebiasaan masyarakat dalam menikmati minuman.

Karena itulah, meskipun sama-sama menggunakan daun teh sebagai bahan utama, setiap negara berhasil menciptakan cita rasa yang unik dan menjadi identitas kuliner mereka.

Teh, Minuman yang Menyatukan Berbagai Budaya

Teh bukan hanya sekadar pelepas dahaga. Di banyak negara, minuman ini menjadi simbol persahabatan, penghormatan kepada tamu, hingga bagian dari tradisi dan upacara budaya.

Mulai dari Teh Cekek yang pekat di Indonesia, Teh Tarik yang berbusa di Malaysia, Masala Chai yang kaya rempah dari India, Matcha yang sarat filosofi di Jepang, Butter Tea yang menghangatkan masyarakat Tibet, Mint Tea yang melambangkan keramahan Maroko, hingga Earl Grey yang identik dengan tradisi minum teh Inggris, semuanya memiliki cerita dan keunikan tersendiri.

Mencicipi teh tradisional dari berbagai negara bukan hanya memberikan pengalaman rasa yang berbeda, tetapi juga menjadi cara sederhana untuk mengenal budaya dunia melalui secangkir minuman.

Dari ketujuh teh tradisional tersebut, mana yang sudah pernah Anda coba? Atau adakah teh khas nega ra lain yang menjadi favorit Anda?

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....