DPMG Penguatan Kecerdasan Psikososial Anak dan Remaja Melalui Peran Posyandu

  • 02 Okt 2026 10:51 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kabupaten Aceh Barat bersama Tim Pembina Posyandu melaksanakan kegiatan penyuluhan peningkatan kecerdasan psikososial bagi anak dan remaja, sebagai upaya mewujudkan generasi yang sehat, tangguh, dan berkarakter,Kamis 01 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Penguatan Kecerdasan Psikososial untuk Mewujudkan Anak dan Remaja Aceh Barat yang Sehat, Tangguh dan Berkarakter”.selain itu juga kegiatan penyuluhan dilaksakan di aula DPMG Aceh Barat

Sekretaris TP Posyandu Aceh Barat yang juga Kepala DPMG Aceh Barat, Drs. Marjan Hanafie L, M.Si, pada rri.co.id mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilatarbelakangi oleh semakin kompleksnya tantangan yang dihadapi anak dan remaja saat ini.

"persoalan tumbuh kembang anak tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan gizi dan kesehatan fisik, tetapi juga mencakup penggunaan gadget, perundungan atau bullying, pergaulan bebas, serta masalah kesehatan mental"tuturnya

Oleh karena itu peran Posyandu perlu diperkuat agar tidak hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan fisik, tetapi juga menjadi salah satu pusat penguatan kesehatan mental, sosial, dan pembentukan karakter anak serta remaja.

Melalui kegiatan ini, kapasitas kader Posyandu diharapkan semakin meningkat, khususnya dalam melakukan deteksi dini terhadap permasalahan psikososial anak dan remaja.

Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya kecerdasan emosional, empati, dan ketahanan mental.

Semenatara itu Ketua TP Posyandu Kabupaten Aceh Barat, Afrinda Novalia, SE, MM, menyampaikan bahwa penguatan kecerdasan psikososial membutuhkan dukungan dan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari keluarga, sekolah, kader Posyandu, forum anak, pemerintah daerah hingga unsur masyarakat lainnya.

"Iya penyuluhan tersebut sangat penting sebab dari segi lingkungan internal dan eksternal mampu merubah generasi yang lebih baik, melalui penguatan karakter yang sesuai jamannya sekarang dan tidak meninggalkan nilai nilai ke islamannya.

Sinergi tersebut diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung kesehatan mental serta perkembangan sosial anak dan remaja.

Dalam kegiatan penyuluhan tersebut, menghadirkan sejumlah narasumber yang menyampaikan materi sesuai bidang keahlian masing-masing.

dr. Mutia Darmawan, M.Kes, CH, CHt, CMH, menyampaikan materi mengenai kesehatan mental (mental health), hipnoterapi, dan kesehatan reproduksi.

Selanjutnya, Teungku Nih Farisni, SKM, M.Kes, dosen Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Teuku Umar (UTU) yang juga Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum Fakultas Ilmu Kesehatan UTU, membahas peran kader Posyandu sebagai pendeteksi awal dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan anak.

Sementara itu, Dr. Tgk. Ismu Ridha, M.A., Ph.D, dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UTU, menyampaikan materi bertajuk “Orang Tua Cerdas, Anak Tumbuh Berkualitas”.

Materi tersebut menekankan pentingnya peran orang tua dalam menerapkan pola asuh yang tepat, membangun komunikasi yang baik, serta mendukung perkembangan emosional dan pembentukan karakter anak.

Melalui penyuluhan ini, para peserta diharapkan memperoleh pengetahuan dan pemahaman yang bermanfaat untuk diterapkan sesuai dengan peran masing-masing di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan sinergi lintas sektor dalam mendukung perlindungan dan kesejahteraan anak, sehingga terwujud generasi Aceh Barat yang sehat secara fisik, tangguh secara mental, memiliki kemampuan sosial yang baik, serta berkarakter dan berakhlak mulia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....