Muncul Zat Putih pada Jengkol, Apakah Berbahaya? Ini Penjelasannya

  • 24 Agt 2026 15:42 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh : Jengkol, makanan khas yang digemari banyak masyarakat Indonesia, ternyata memiliki senyawa alami yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah asam jengkolat, yang terkadang dikaitkan dengan munculnya lapisan atau kristal berwarna putih pada jengkol.

Dilansir RRI dari Berbagai sumber, bagi sebagian orang, munculnya zat putih seperti kapur pada jengkol dapat menimbulkan kekhawatiran. Apakah zat tersebut berbahaya? Secara umum, warna putih yang terlihat pada jengkol dapat berupa kristal senyawa alami, termasuk asam jengkolat, terutama pada jengkol yang sudah tua atau mengalami kondisi tertentu selama penyimpanan.

Asam jengkolat sebenarnya merupakan senyawa alami yang terdapat di dalam biji jengkol. Namun, apabila dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, senyawa tersebut dapat menjadi masalah. Asam jengkolat memiliki kelarutan yang rendah dalam kondisi tertentu sehingga dapat membentuk kristal di saluran kemih.

Kondisi yang dikenal masyarakat sebagai jengkolan dapat menyebabkan gejala seperti nyeri pada pinggang atau perut, sulit buang air kecil, rasa sakit ketika buang air kecil, hingga urine yang bercampur darah. Pada kondisi berat, sumbatan saluran kemih dapat mengganggu fungsi ginjal dan membutuhkan penanganan medis.

Meski demikian, munculnya warna putih pada jengkol tidak otomatis berarti jengkol tersebut beracun atau pasti menyebabkan jengkolan. Tampilan putih juga dapat dipengaruhi oleh kondisi penyimpanan dan perubahan alami pada jengkol. Karena itu, masyarakat tidak sebaiknya langsung menyimpulkan hanya berdasarkan warna atau bentuknya.

Untuk mengurangi risiko, jengkol sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah wajar dan tidak berlebihan. Jika setelah mengonsumsi jengkol muncul nyeri hebat, sulit atau tidak bisa buang air kecil, atau urine berdarah, sebaiknya segera mendapatkan pemeriksaan medis.

Kesimpulannya, zat putih pada jengkol tidak selalu berarti “kapur” yang berbahaya. Namun, jengkol memang mengandung asam jengkolat yang pada konsumsi berlebihan dapat menimbulkan masalah pada saluran kemih. Kenali kondisinya, konsumsi secukupnya, dan jangan abaikan gejala yang muncul setelah makan jengkol.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....