Dinkes Nagan Raya Tracing TB Terintegrasi CKG di Kecamatan Darul Makmur

  • 05 Agt 2026 22:33 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Nagan Raya – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Nagan Raya mulai melaksanakan kegiatan Tracing Tuberkulosis (TB) Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai bagian dari program Kementerian Kesehatan untuk menemukan kasus terduga tuberkulosis serta memberikan Obat Pencegahan Tuberkulosis (TPT) kepada masyarakat yang memiliki kontak erat dengan penderita TB.

kegiatan tersebut dilaksanakan di 26 lokasi di Kabupaten Nagan Raya dengan sasaran desa-desa yang memiliki angka kasus tuberkulosis tinggi berdasarkan data tahun 2025 dan 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nagan Raya, Syarifah Burhani,Rabu 5 Agustus 2026 mengatakan program pengendalian Tuberkulosis dan Cek Kesehatan Gratis merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

"Tracing Tuberkulosis terintegrasi CKG merupakan program Kementerian Kesehatan yang bertujuan menemukan masyarakat yang diduga menderita tuberkulosis serta memberikan obat pencegahan kepada kontak erat penderita TB. Program ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat Presiden Prabowo Subianto," ujar Syarifah Burhani.

Ia menjelaskan, Desa Karang Anyar, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya menjadi lokasi pertama pelaksanaan kegiatan tersebut di Kabupaten Nagan Raya.

Dalam kegiatan itu, sebanyak 121 warga mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan. Dari hasil pemeriksaan berhasil ditemukan 12 orang terduga tuberkulosis. Selain itu, petugas juga memberikan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) kepada 16 orang yang merupakan kontak erat penderita TB.

Tidak hanya melakukan skrining TB, tim kesehatan juga melakukan pemeriksaan kesehatan umum. Hasilnya ditemukan 10 orang menderita diabetes melitus (DM) dan 8 orang mengalami hipertensi, yang selanjutnya mendapatkan penanganan sesuai kondisi masing-masing.

Syarifah Burhani menambahkan, untuk memastikan kepatuhan pengobatan, pemberian obat pencegahan tuberkulosis dilakukan dengan metode minum obat langsung di hadapan petugas kesehatan.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Karang Anyar, Noni Sunjaya, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut.

"Dengan adanya kegiatan dari Dinas Kesehatan Nagan Raya ini sangat membantu, terutama untuk memulihkan kesehatan orang tua saya. Kami bisa mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan juga diberikan obat sesuai hasil pemeriksaan," ujarnya.

Dinas Kesehatan Nagan Raya berharap melalui kegiatan Tracing Tuberkulosis Terintegrasi CKG ini, penemuan kasus TB dapat dilakukan lebih dini sehingga penularan dapat dicegah, sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pemeriksaan kesehatan gratis yang menjangkau langsung desa-desa prioritas.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....