Mengapa Kita Sering Mengantuk setelah Makan Siang?

  • 22 Jul 2026 22:15 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Rasa kantuk yang muncul setelah makan siang merupakan kondisi yang umum dialami banyak orang. Tidak sedikit pekerja maupun pelajar mengaku mengalami penurunan konsentrasi dan keinginan untuk tidur sesaat setelah menyantap makan siang. Meski sering dianggap sepele, kondisi tersebut ternyata memiliki penjelasan ilmiah yang berkaitan dengan proses kerja tubuh.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Andi Pratama, Sp.PD, menjelaskan bahwa setelah makan, tubuh akan meningkatkan aliran darah ke saluran pencernaan untuk membantu proses mencerna dan menyerap nutrisi. Pada saat yang sama, tubuh juga mulai melakukan berbagai proses metabolisme yang membutuhkan energi sehingga seseorang dapat merasakan tubuh lebih rileks dan mengantuk. Selain proses pencernaan, rasa kantuk juga dipengaruhi oleh ritme sirkadian atau jam biologis tubuh. Menurut dr. Andi, secara alami manusia memang mengalami penurunan tingkat kewaspadaan pada awal hingga pertengahan sore, meskipun telah mendapatkan waktu tidur yang cukup pada malam hari. Kondisi inilah yang membuat rasa kantuk setelah makan siang terasa lebih kuat.

Jenis makanan yang dikonsumsi juga memiliki peran penting. Makanan tinggi karbohidrat sederhana, gula, dan lemak dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat dengan cepat, kemudian turun kembali dalam waktu singkat. Fluktuasi tersebut dapat membuat tubuh terasa lemas dan memicu rasa kantuk setelah makan. Sebaliknya, konsumsi makanan dengan kandungan protein, serat, dan karbohidrat kompleks dinilai mampu membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Kombinasi menu yang seimbang dapat memberikan energi secara bertahap sehingga tubuh tetap bertenaga dan tidak mudah mengantuk saat melanjutkan aktivitas.

Kurang tidur pada malam hari juga menjadi salah satu penyebab utama seseorang lebih mudah mengantuk setelah makan siang. Jika tubuh belum mendapatkan waktu istirahat yang cukup, rasa kantuk alami pada siang hari akan semakin terasa sehingga dapat mengganggu produktivitas kerja maupun proses belajar.

Untuk mengurangi rasa kantuk, para ahli menyarankan masyarakat mengonsumsi makan siang dalam porsi yang tidak berlebihan, memperbanyak sayur dan buah, serta mengurangi minuman manis. Berjalan kaki selama lima hingga sepuluh menit setelah makan juga dapat membantu memperlancar sirkulasi darah dan menjaga tubuh tetap segar.

Menurut dr. Andi, apabila rasa kantuk muncul secara berlebihan setiap hari meskipun sudah memiliki pola tidur yang baik dan pola makan yang sehat, kondisi tersebut sebaiknya dikonsultasikan kepada tenaga kesehatan. Rasa kantuk yang berlebihan dapat menjadi salah satu tanda gangguan kesehatan tertentu, seperti diabetes, sleep apnea, gangguan tiroid, atau kondisi medis lainnya yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Para ahli menegaskan bahwa mengantuk setelah makan siang merupakan respons tubuh yang normal dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari proses pencernaan, jenis makanan, hingga kualitas tidur. Dengan menerapkan pola makan yang seimbang, tidur yang cukup, dan gaya hidup aktif, masyarakat dapat mengurangi rasa kantuk serta menjaga produktivitas sepanjang hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....