Scroll HP Sampai Larut Malam? Kebiasaan Ini Bisa Mengganggu Kualitas Tidur
- 25 Agt 2026 22:24 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - “Lima menit lagi.” Kalimat sederhana itu sering berubah menjadi satu jam ketika seseorang mulai menggulir layar ponsel sebelum tidur. Tanpa terasa, malam semakin larut, mata tetap terpaku pada layar, dan waktu tidur pun mundur.
Kebiasaan scroll media sosial, menonton video, membaca berita, atau membalas pesan hingga larut malam ternyata bukan sekadar persoalan kehilangan waktu. Paparan cahaya dari layar serta aktivitas yang membuat otak tetap terjaga dapat membuat tubuh lebih sulit memasuki kondisi rileks menjelang tidur.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah cahaya biru dari perangkat elektronik. Paparan cahaya pada malam hari dapat memengaruhi produksi melatonin, hormon yang membantu mengatur siklus tidur dan bangun. Akibatnya, rasa kantuk bisa datang lebih lambat dan waktu tidur menjadi semakin mundur.
Bukan hanya cahaya layar. Konten yang dikonsumsi juga berpengaruh. Video pendek yang terus berganti, percakapan yang memicu emosi, hingga informasi yang membuat penasaran dapat membuat otak terus aktif ketika seharusnya mulai beristirahat.
Dampaknya bisa terasa keesokan harinya. Kurang tidur atau tidur dengan kualitas yang buruk dapat membuat seseorang bangun dalam kondisi lelah, sulit berkonsentrasi, mudah mengantuk, bahkan kurang bersemangat menjalani aktivitas.
Namun, mengurangi kebiasaan tersebut tidak harus dilakukan secara ekstrem. Salah satu langkah sederhana adalah menetapkan “jam bebas HP” sebelum tidur, misalnya 30–60 menit. Ponsel dapat diletakkan agak jauh dari tempat tidur agar tidak mudah diambil setiap kali muncul notifikasi atau dorongan untuk kembali scrolling.
Mengaktifkan mode malam, menurunkan kecerahan layar, mematikan notifikasi yang tidak penting, dan mengganti aktivitas scrolling dengan membaca buku atau melakukan kegiatan santai juga dapat membantu menciptakan suasana yang lebih mendukung untuk tidur.
Pada akhirnya, ponsel memang menawarkan hiburan tanpa batas, tetapi waktu tidur juga memiliki batas. Jika setiap malam berawal dari “sebentar saja” lalu berakhir dengan scrolling berjam-jam, mungkin sudah waktunya membuat aturan baru.
Karena terkadang, cara terbaik mendapatkan tidur yang lebih berkualitas bukan mencari video terakhir untuk ditonton, melainkan tahu kapan harus berhenti scrolling.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....