Pentingnya Menjaga Kesehatan Usus untuk Mendukung Imunitas Tubuh

  • 29 Jun 2026 23:59 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh- Kesehatan usus tidak hanya berperan dalam proses pencernaan, tetapi juga memiliki pengaruh besar terhadap sistem kekebalan tubuh. Para ahli menyebut, sekitar 70 persen sel imun tubuh berada di saluran pencernaan, sehingga menjaga kesehatan usus menjadi salah satu langkah penting dalam mempertahankan daya tahan tubuh.

Usus dihuni oleh triliunan mikroorganisme atau mikrobiota yang berfungsi membantu mencerna makanan, memproduksi sejumlah vitamin, serta melindungi tubuh dari bakteri dan virus penyebab penyakit. Keseimbangan mikrobiota usus menjadi faktor penting agar sistem imun dapat bekerja secara optimal.

Mengutip laman Labkesmas Makasssar pada Minggu, 28 Juni 2026, fakta ini sering mengejutkan banyak orang: jaringan limfoid di usus menyumbang sekitar 70 hingga 80 persen dari keseluruhan sistem imun manusia. Artinya, lebih dari separuh pertahanan tubuh kita terhadap penyakit bermarkas di saluran pencernaan.

Ketika keseimbangan mikrobioma terganggu, yang oleh para ilmuwan disebut sebagai dysbiosis, respons imun tubuh pun ikut terdampak. Ketidakseimbangan pada spesies bakteri usus dapat memperlemah penghalang (barrier) usus dan menciptakan peradangan sistemik di seluruh tubuh melalui jaringan limfoid usus. Inilah yang menjadi dasar mengapa kondisi usus yang tidak sehat dikaitkan dengan beragam penyakit yang tampaknya tidak berhubungan dengan pencernaan sama sekali, seperti alergi, penyakit autoimun, hingga infeksi berulang.

Untuk menjaga kesehatan usus, masyarakat dianjurkan mengonsumsi makanan yang kaya serat, seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Serat menjadi sumber makanan bagi bakteri baik sehingga membantu menjaga keseimbangan mikrobiota di dalam usus.

Selain itu, makanan yang mengandung probiotik, seperti yoghurt, kefir, tempe, dan kimchi, juga dapat membantu meningkatkan jumlah bakteri baik. Sementara itu, prebiotik yang terdapat pada bawang putih, bawang bombai, pisang, dan gandum utuh berperan mendukung pertumbuhan mikroorganisme yang bermanfaat bagi kesehatan.

Pola hidup sehat juga berpengaruh terhadap kesehatan usus. Tidur yang cukup, rutin berolahraga, mengelola stres, serta menghindari konsumsi makanan ultra-proses secara berlebihan dapat membantu menjaga fungsi saluran pencernaan tetap optimal.

Di sisi lain, penggunaan antibiotik tanpa anjuran tenaga kesehatan juga perlu dihindari. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik di dalam usus sehingga berpotensi menurunkan fungsi sistem kekebalan tubuh.

Menjaga kesehatan usus merupakan investasi jangka panjang bagi kesehatan. Dengan menerapkan pola makan sehat dan gaya hidup aktif, masyarakat dapat membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus sekaligus memperkuat sistem kekebalan tubuh untuk menghadapi berbagai tantangan kesehatan sehari-hari.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....