Nasi yang Didinginkan Semalaman, Benarkah Kalorinya Berkurang?
- 16 Jun 2026 22:58 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh: Nasi yang didinginkan semalaman sebelum dikonsumsi kembali kerap disebut memiliki kalori lebih rendah dibandingkan nasi yang baru matang. Namun, benarkah anggapan tersebut?
Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan dalam Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition berjudul Effect of Cooling of Cooked White Rice on Resistant Starch Content and Glycemic Response, proses pendinginan nasi setelah dimasak dapat meningkatkan kandungan resistant starch atau pati resisten. Pati resisten merupakan jenis karbohidrat yang tidak sepenuhnya dicerna di usus halus sehingga respons gula darah setelah makan menjadi lebih rendah dibandingkan nasi yang baru dimasak.
Penelitian tersebut menemukan bahwa nasi putih yang didinginkan selama 24 jam pada suhu 4 derajat Celsius memiliki kandungan pati resisten lebih tinggi dibandingkan nasi yang langsung dikonsumsi setelah matang. Kondisi ini terjadi karena adanya proses retrogradasi pati, yaitu perubahan struktur pati saat nasi didinginkan.
Menurut artikel kesehatan yang membahas penelitian tersebut, peningkatan pati resisten memang dapat membuat sebagian karbohidrat menjadi lebih sulit dicerna tubuh. Namun, pengurangan kalori yang terjadi umumnya tidak terlalu besar sehingga nasi dingin tidak dapat dianggap sebagai solusi utama untuk menurunkan berat badan.
Selain berpotensi menurunkan jumlah kalori yang dapat diserap tubuh, pati resisten juga diketahui bermanfaat untuk kesehatan pencernaan karena berfungsi seperti serat dan dapat menjadi sumber makanan bagi bakteri baik di usus. Kandungan ini juga dikaitkan dengan respons gula darah yang lebih stabil setelah makan.
Meski demikian, ahli gizi menekankan bahwa manfaat utama nasi yang didinginkan bukanlah penurunan kalori secara signifikan, melainkan peningkatan kandungan pati resisten yang dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan dan mengendalikan lonjakan gula darah.
Kesimpulannya, nasi yang didinginkan semalaman memang mengalami perubahan struktur pati yang meningkatkan kandungan pati resisten sehingga sebagian kalorinya menjadi lebih sulit diserap tubuh. Namun, penurunan kalori yang terjadi relatif kecil. Manfaat yang lebih menonjol justru terkait kesehatan pencernaan dan pengendalian kadar gula darah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....