Micro Break, Tren Istirahat Singkat yang Bikin Kerja Lebih Fokus

  • 24 Jun 2026 10:49 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh – Di tengah tuntutan pekerjaan dan aktivitas yang semakin padat, muncul tren baru yang dinilai efektif menjaga produktivitas tanpa menguras energi, yakni micro break atau istirahat singkat. Metode ini semakin populer di kalangan pekerja, pelajar, hingga pekerja kreatif karena dianggap mampu membantu menjaga fokus dan mengurangi kelelahan selama beraktivitas.

Micro break merupakan jeda istirahat singkat yang biasanya berlangsung antara 30 detik hingga 10 menit di sela-sela pekerjaan. Meski singkat, waktu tersebut dimanfaatkan untuk melepaskan diri sejenak dari tugas yang sedang dikerjakan, seperti berdiri, melakukan peregangan, berjalan ringan, minum air putih, atau mengistirahatkan mata dari layar komputer.

Mengutip laman focused solutions pada Selasa, 23 Juni 2026 , mengungkapkan studi dari Universitas Illinois telah menunjukkan bahwa istirahat mental singkat dapat mencegah otak menjadi kurang peka terhadap tugas yang berkepanjangan. Istirahat singkat dapat membantu mempertahankan tingkat perhatian dan kinerja yang tinggi, pada dasarnya mengaktifkan kembali otak dan mempertajam fokus Anda.

Istirahat singkat juga membantu mengurangi kelelahan mental, yang sering menumpuk setelah periode kerja terus menerus yang panjang. Ketika Anda dapat berhenti sejenak selama beberapa detik atau menit, mereka dapat mengatur ulang fungsi kognitif mereka dan kembali mengerjakan tugas dengan produktivitas yang meningkat. Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa istirahat lima menit pun dapat memberikan dampak positif pada konsentrasi dan tugas-tugas terkait pekerjaan.

Selain meningkatkan konsentrasi, micro break juga bermanfaat untuk kesehatan fisik. Kebiasaan duduk terlalu lama dapat menyebabkan ketegangan pada leher, bahu, punggung, dan mata. Dengan mengambil jeda singkat untuk bergerak, tubuh menjadi lebih rileks dan risiko gangguan akibat posisi kerja yang statis dapat berkurang.

Para ahli menyarankan untuk mengambil micro break setiap 60 hingga 90 menit sekali. Tidak perlu melakukan aktivitas yang rumit, cukup dengan mengalihkan pandangan dari layar, menarik napas dalam-dalam, atau berjalan beberapa langkah di sekitar ruangan.

Di era digital yang menuntut produktivitas tinggi, micro break menjadi pengingat bahwa bekerja lebih lama tidak selalu berarti bekerja lebih efektif. Dengan memberikan waktu istirahat singkat bagi tubuh dan pikiran, seseorang dapat menjaga performa kerja tetap optimal sekaligus mendukung kesehatan dalam jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....