Jangan Abaikan Kesehatan Mata Kenali Beragam Penyebab Katarak
- 10 Jun 2026 22:33 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Katarak merupakan salah satu penyebab utama gangguan penglihatan di dunia. Kondisi ini terjadi ketika lensa mata yang normalnya jernih menjadi keruh, sehingga penglihatan tampak kabur, buram, atau seperti tertutup kabut. Meski sering dikaitkan dengan proses penuaan, katarak sebenarnya dapat dipicu oleh berbagai faktor lainnya.
Dokter mata menjelaskan bahwa katarak berkembang secara bertahap dan sering kali tidak menimbulkan gejala yang langsung disadari penderitanya. Oleh karena itu, masyarakat perlu memahami berbagai penyebab katarak agar dapat melakukan langkah pencegahan sejak dini.Dikutip rri.co.id pada Rabu 10 Juni 2026, dari berbagai sumber.
A. Faktor Usia Menjadi Penyebab Utama
Seiring bertambahnya usia, protein dalam lensa mata dapat mengalami perubahan dan menggumpal. Kondisi ini menyebabkan lensa menjadi keruh dan mengganggu masuknya cahaya ke retina. Risiko katarak umumnya meningkat pada usia di atas 60 tahun, meskipun gejala awal dapat muncul lebih cepat pada sebagian orang.
B. Diabetes Tingkatkan Risiko Katarak
Penderita diabetes memiliki risiko lebih tinggi mengalami katarak dibandingkan masyarakat umum. Kadar gula darah yang tidak terkontrol dapat mempercepat kerusakan lensa mata sehingga katarak berkembang lebih cepat. Karena itu, pengendalian gula darah menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan mata.
C. Paparan Sinar Ultraviolet Berlebihan
Terlalu sering terpapar sinar matahari tanpa perlindungan dapat meningkatkan risiko katarak. Sinar ultraviolet (UV) diketahui dapat merusak protein pada lensa mata dalam jangka panjang. Penggunaan kacamata hitam yang memiliki perlindungan UV dapat membantu mengurangi risiko tersebut.
D. Kebiasaan Merokok
Merokok juga menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap terbentuknya katarak. Kandungan zat beracun dalam rokok dapat meningkatkan stres oksidatif pada mata dan mempercepat proses kerusakan lensa.
E. Penggunaan Obat Tertentu
Penggunaan obat kortikosteroid dalam jangka panjang, baik dalam bentuk tablet, suntikan, maupun tetes mata, diketahui dapat meningkatkan risiko terjadinya katarak. Oleh sebab itu, penggunaan obat-obatan tersebut harus sesuai dengan anjuran dokter.
F. Cedera dan Trauma Mata
Benturan keras, kecelakaan, atau cedera pada mata dapat menyebabkan katarak traumatik. Pada beberapa kasus, katarak dapat muncul segera setelah cedera atau berkembang beberapa tahun kemudian.
G. Faktor Genetik dan Bawaan Lahir
| Baca juga: Manfaat Telur Bebek untuk Anak |
Sebagian kasus katarak dipengaruhi oleh faktor keturunan. Bahkan, ada bayi yang lahir dengan katarak akibat gangguan perkembangan lensa selama masa kehamilan atau infeksi tertentu yang dialami ibu saat mengandung.
H. Pentingnya Pemeriksaan Mata Rutin
Gejala katarak yang umum meliputi penglihatan kabur, sulit melihat pada malam hari, silau terhadap cahaya, warna tampak pudar, hingga sering mengganti ukuran kacamata. Jika gejala tersebut muncul, masyarakat dianjurkan segera memeriksakan diri ke dokter mata.
Pemeriksaan mata secara rutin, terutama bagi lansia dan penderita diabetes, dapat membantu mendeteksi katarak lebih awal. Selain itu, menerapkan pola hidup sehat, berhenti merokok, menjaga kadar gula darah, dan menggunakan pelindung mata saat beraktivitas di bawah sinar matahari merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan penglihatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....