Program Operasi Bibir Sumbing Gratis Hadirkan Harapan Bagi Anak Aceh

  • 21 Apr 2026 10:17 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh: Program operasi bibir sumbing gratis kembali menghadirkan harapan baru bagi anak-anak di Aceh. Dalam program Meulaboh Menyapa di RRI Meulaboh yang disiarkan senin, 20 April 2026 mengangkat kisah perjuangan pegiat sosial bersama keluarga penerima manfaat yang berhasil melewati masa sulit menuju kehidupan yang lebih percaya diri.

Pegiat sosial Rahmat Maulizar mengatakan, program ini hadir untuk membantu anak-anak dengan kondisi bibir sumbing tanpa membebani biaya keluarga. “Hidup ini harus bermanfaat bagi orang banyak. Kami ingin anak-anak ini bisa kembali percaya diri,” ujarnya dalam dialog tersebut. Ia menjelaskan, operasi dilakukan secara gratis mulai dari tindakan hingga kontrol pascaoperasi.

Menurut Rahmat, kondisi bibir sumbing tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga psikologis bagi anak dan orang tua. Banyak keluarga yang awalnya merasa terpukul bahkan cemas terhadap masa depan anak. Namun, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut dapat ditangani dengan baik melalui prosedur medis yang tepat.

Salah satu orang tua, Fatimah, mengaku sempat syok saat mengetahui kondisi anaknya sejak dalam kandungan. “Saya sangat kaget dan takut anak saya nanti dibully,” katanya. Namun, setelah mendapatkan informasi dan dukungan, ia memberanikan diri untuk mengikuti program operasi bagi anaknya, Musa.

Kini, Musa telah menjalani tiga tahap operasi dan menunjukkan perkembangan yang signifikan. Fatimah mengungkapkan rasa syukurnya atas perubahan tersebut. “Alhamdulillah sekarang kondisi anak saya jauh lebih baik, dan saya merasa tidak sendiri karena ada banyak yang mendukung,” ujarnya.

Program ini juga menjawab kendala utama yang dihadapi masyarakat, terutama keterbatasan ekonomi dan akses layanan kesehatan. Rahmat bersama tim aktif berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk menghadirkan layanan operasi langsung ke berbagai wilayah. “Kami ingin mendekatkan layanan agar masyarakat tidak kesulitan datang ke Banda Aceh,” katanya.

Melalui program ini, masyarakat diimbau untuk lebih peduli dan segera mencari bantuan jika menemukan kasus serupa. Rahmat menegaskan, setiap anak berhak mendapatkan masa depan yang lebih baik. “Jangan biarkan anak-anak kehilangan kepercayaan diri. Kita ingin mereka bisa tersenyum dan meraih cita-cita,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....