Dampak Karhutla, Kasus ISPA Aceh Barat 210 Kasus

  • 26 Jan 2026 13:12 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Dinas Kesehatan Aceh Barat mencatat sebanyak 210 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang tersebar di beberapa kecamatan. Jumlah kasus Ispa ini diperkirakan meningkat tajam seiring adanya potensi pemicu, yakni kabut asap Karhutla.

Sebagai langkah antisipasi dan mitigasi dampak kesehatan, Dinas Kesehatan Aceh Barat melakukan upaya pencegahan melalui pembagian masker kepada masyarakat yang dilakukan oleh puskesmas di masing-masing kecamatan yang terdampak asap karhutla tersebut

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Aceh Barat, Aswarliza, SKM, pada rri.co.id, Senin 26 Januari 2026 mengatakan bahwa peningkatan kasus ISPA berkaitan erat dengan paparan asap karhutla yang menurunkan kualitas udara dan berdampak langsung pada kesehatan pernapasan masyarakat.

"Dari data yang masuk ke Dinkes Aceh Barat selama bulan Januari 2026 tercatat sebanyak 210 kasus ISPA yang tersebar di sejumlah kecamatan terdampak karhutla,” ujar Aswarliza.

Ia merinci, jumlah kasus ISPA tersebut antara lain terjadi di Kecamatan Arongan Lambalek sebanyak 8 kasus, Kecamatan Johan Pahlawan 17 kasus, Kecamatan Samatiga 32 kasus, serta Kecamatan Kaway XVI sebanyak 33 kasus. Sementara sisanya tersebar di kecamatan lain yang juga terdampak asap karhutla.

Dinas Kesehatan Aceh Barat terus melakukan pemantauan perkembangan kasus ISPA dan berkoordinasi dengan lintas sektor terkait sebagai bentuk kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam melindungi kesehatan masyarakat dari dampak karhutla.

Selain pembagian masker, Aswarliza juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat melakukan aktivitas di luar rumah, serta menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal guna meminimalkan risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....