Guru Hebat Aceh Barat, Kreativitas dan Teknologi Jadi Kunci Pendidikan Maju

  • 22 Mei 2026 10:03 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Di tengah derasnya perkembangan teknologi digital yang memengaruhi pola belajar anak-anak, guru dituntut untuk terus berinovasi agar proses pembelajaran tetap menarik dan efektif. Hal itu disampaikan Guru SD Negeri 8 Meulaboh sekaligus peraih predikat Guru Hebat Aceh Barat 2024, Sri Ayu Harani Tanjung, dalam program Sore Ceria di Pro 2 RRI Meulaboh.

Sri Ayu mengatakan, tantangan terbesar guru saat ini adalah menghadapi siswa yang sudah sangat dekat dengan gadget sejak usia dini. Kondisi tersebut membuat sebagian siswa kurang fokus belajar karena terbiasa tidur larut malam akibat penggunaan perangkat digital.

“Sekarang anak-anak banyak yang tidur terlalu malam karena bermain gadget. Akibatnya saat belajar di kelas mereka mudah mengantuk dan kurang fokus. Guru harus lebih kreatif agar suasana belajar tetap menyenangkan,” ujarnya.

Menurutnya, metode pembelajaran konvensional seperti ceramah tidak lagi cukup untuk menarik perhatian siswa sekolah dasar. Karena itu, dirinya memilih menggunakan berbagai metode interaktif seperti permainan edukatif, ice breaking, hingga lembar kerja peserta didik (LKPD) yang didesain menarik.

Salah satu inovasi yang mengantarkannya meraih predikat Guru Hebat Aceh Barat 2024 adalah media pembelajaran berbasis permainan ular tangga digital. Dalam metode tersebut, siswa belajar sambil bermain melalui papan ular tangga yang dibuat sendiri dan dipadukan dengan soal berbasis teknologi.

“Anak-anak jadi lebih aktif dan antusias karena belajar terasa seperti bermain. Mereka tidak cepat bosan,” katanya.

Sri Ayu mengaku awalnya tidak menyangka bisa meraih penghargaan tersebut. Ia mengikuti seleksi melalui video pembelajaran kreatif yang diunggah ke YouTube pribadi, kemudian melewati tahap administrasi, wawancara, hingga gelar wicara bersama finalis lainnya.

Sebelum mengajar di SD Negeri 8 Meulaboh, Sri Ayu diketahui pernah mengajar di SMP Negeri 2 Meulaboh. Pengalaman tersebut membuatnya memahami bahwa karakter siswa terus berubah mengikuti perkembangan zaman.

Ia menilai guru masa kini tidak boleh takut terhadap perkembangan teknologi, termasuk penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Menurutnya, guru justru harus menjadi pihak pertama yang belajar agar mampu membimbing siswa dengan baik.

“Kalau gurunya mau berkembang dan mencoba hal baru, siswa juga akan lebih semangat belajar,” ucapnya.

Dalam momentum Hari Kebangkitan Nasional, Sri Ayu menilai guru memiliki peran besar dalam memajukan Indonesia melalui pendidikan. Tidak hanya mengajarkan materi pelajaran, guru juga berperan membangun rasa percaya diri, disiplin, dan semangat belajar siswa.

Ia juga membagikan cara sederhana membangun rasa percaya diri siswa, salah satunya dengan memberikan apresiasi kecil ketika siswa berani tampil di depan kelas.

“Walaupun jawabannya belum benar, tetap saya beri apresiasi supaya mereka berani dan percaya diri,” katanya.

Di akhir perbincangan dalam program Sore Ceria Pro 2 RRI Meulaboh, Sri Ayu berpesan kepada para guru muda agar tidak takut mencoba hal-hal baru dalam dunia pendidikan.

“Jangan takut teknologi dan jangan takut mencoba. Terus berkembang demi pendidikan yang lebih maju,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....