Idgitaf Buka Awal Tahun 2026 Rilis lagu Rutinitas

  • 12 Jan 2026 21:32 WIB
  •  Meulaboh

KBRN, Meulaboh : Setelah Sukses dengan lagu ‘Sedia Aku Sebelum Hujan’, penyanyi dan penulis lagu berbakat, Idgitaf, kembali menyapa para penggemar musik Indonesia dengan karya terbarunya. Ia resmi merilis single berjudul ‘Rutinitas’ pada tanggal 5 Januari 2026 di berbagai platform digital streaming.

Dilansir dari berbagai sumber, lagu ini menjadi pembuka yang jujur dan reflektif untuk tahun baru. Perilisan Rutinitas juga menjadi bagian dari perjalanan menuju album kedua Idgitaf yang sangat dinantikan. Video musik untuk lagu ini juga telah tayang perdana di kanal YouTube Idgitaf pada 5 Januari 2026.

Karya terbaru ini melanjutkan kesuksesan single sebelumnya, ‘Sedia Aku Sebelum Hujan’, yang dirilis pada Oktober 2025. Idgitaf berharap lagu ‘Rutinitas’ dapat menjadi harapan akan cinta baru, rutinitas baru.

Single terbaru Idgitaf, ‘Rutinitas’ menandai awal tahun dengan melodi dan lirik yang mendalam. Lagu ini langsung tersedia di seluruh platform digital streaming, memungkinkan penggemar untuk segera menikmati karya terbaru Idgitaf.

Lagu "Rutinitas" dari Idgitaf kali ini berbicara tentang ketakutan menghadapi masa depan yang berubah. Lagunya dibuka dengan pertanyaan dari rasa khawatir, jika suatu hari nanti tidak bersama lagi. Pertanyaan pertama yang muncul adalah “Rutinitasku apa?” Sebuah pertanyaan yang menohok, sekaligus membuka pikiran untuk menerima kenyataan.

Lagu ini mempresentasikan dengan baik apa yang dirasakan saat berada di fase transisi. Hal yang biasa dilakukan bersama-sama, kini harus sendiri-sendiri, karena ada jarak di antara keduanya. Ketegaran menghadapi rutinitas baru juga tergambar dari lirik “Nanti terbiasa, Deras hujan pun reda”.

Lirik lagu "Rutinitas" juga merupakan refleksi diri yang mendalam dalam sebuah hubungan, terutama dengan orang terkasih. Ketakutan akan perubahan yang dulunya selalu bersama, tapi harus menghadapi kenyataan bahwa semuanya akan berubah. Termasuk dengan rutinitas yang akan berubah seiring dengan proses pendewasaan setiap manusia di dunia.

Jika kita berpisah

Rutinitasku apa?

Cara hidupku yang baru

Waktu itu apa?

Mencari normal baruku

Yang disitu hanya aku

Dan pura-pura tak sadar

Segalanya mengingatkanku padamu

Ohh....

Nanti terbiasa

Deras hujan pun reda

Oh...

Begitupun aku

Kan terbit masaku

Dengan cinta baru

Rutinitas baru

Dalam hati kecilku

Sebaiknya begitu

Kita masing-masing dulu

Jalani hari dengan sendi mengilu

Mencari normal baruku

Yang disitu hanya aku

Dan pura-pura tak sadar

Segalanya mengingatkanku padamu

Ohh....

Nanti terbiasa

Deras hujan pun reda

Oh...

Begitupun aku

Kan terbit masaku

Dengan cinta baru

Rutinitas baru

Ohh....

Nanti terbiasa

Deras hujan pun reda

Oh...

Begitupun aku

Kan terbit masaku

Dengan cinta yang baru

Rutinitas baru

Rutinitas Baru

Nanti terbiasa

Oh...

Begitupun aku

Kan terbit masaku

Dengan cinta baru

Rutinitas baru

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....