Tantangan UMKM Kecil yang Berjualan di Pinggir Sungai

  • 04 Jun 2026 09:41 WIB
  •  Meulaboh

RRI.Co.ID,Pidie-Geliat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor pariwisata daerah sering kali harus berhadapan dengan realita yang tidak mudah. Salah satunya seperti yang dirasakan oleh para pedagang kecil yang mengais rezeki di sekitar kawasan wisata Sungai Pampre, Kabupaten Pidie. Menggantungkan pendapatan dari perputaran roda wisata alam, para pelaku usaha ini harus bertahan di tengah berbagai rintangan alam dan keterbatasan fasilitas demi menyambung hidup keluarga.

Saat diwawancarai RRI pada Minggu, 31 Mei 2026, Ayu, salah seorang pedagang di pinggir Sungai Pampre, membeberkan beratnya tantangan yang harus mereka hadapi sehari-hari. Masalah utama yang paling sering membayangi para pedagang adalah faktor cuaca ekstrem yang tidak menentu. "Banyak sekali tantangan berjualan di pinggir sungai seperti ini. Pertama terkait cuaca, apabila hujan kami sangat was-was karena takut banjir, dan pengunjung pun langsung bubar," ungkap Ayu dengan nada khawatir.

Salah satu menu di wisata sungai pampre

Dampak dari perubahan cuaca mendadak ini langsung memukul pendapatan para pedagang secara telak. Ayu menjelaskan, begitu hujan deras turun dan pengunjung membubarkan diri, barang dagangan mereka otomatis akan tersisa banyak dan tidak laku terjual. Lebih parah lagi, jika intensitas hujan tinggi, kondisi air sungai sering kali naik hingga merendam area lapak penjualan, sehingga membuat para pedagang sama sekali tidak bisa membuka tempat usaha mereka.

Selain faktor alam, tantangan lain yang dihadapi Ayu dan rekan-rekannya adalah kepastian waktu berjualan yang sangat terbatas. Pada hari-hari biasa di luar akhir pekan, mereka terpaksa tidak berjualan karena kawasan tersebut sepi. Lapak-lapak di pinggir sungai ini baru bisa beroperasi ketika hari libur tiba, di mana momen liburan tersebut menjadi satu-satunya waktu berkumpulnya wisatawan yang mengunjungi area wisata Sungai Pampre.

Melihat kondisi yang penuh ketidakpastian ini, para pedagang menaruh harapan besar kepada pihak berwenang agar ada pembenahan yang konkret. Ayu mewakili para pedagang sangat berharap kepada pemerintah daerah untuk bersedia mengembangkan infrastruktur dan mempromosikan wisata Sungai Pampre Pidie ini secara lebih serius. Dengan pengembangan wisata yang tertata dan fasilitas yang memadai, diharapkan kunjungan wisatawan bisa ramai setiap hari, sehingga pendapatan para pedagang kecil seperti Ayu dapat kembali stabil dan mandiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....