Sensasi Durian Salah Musim yang Manis Menggugah Selera
- 28 Mar 2026 23:10 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID,Meulaboh- Fenomena langka muncul di tengah masyarakat dengan hadirnya durian "salah musim" yang kini menjadi buruan para pencinta buah aromatik tersebut. Meskipun belum memasuki masa panen raya, keberadaan durian ini memberikan kejutan bagi lidah para penikmatnya karena kualitas rasa yang tidak kalah saing.
Kehadiran buah berduri ini seolah menjawab kerinduan masyarakat yang ingin menikmati legitnya daging durian tanpa harus menunggu kalender panen tahunan tiba.
Buah-buah unggulan ini didatangkan langsung dari Takengon, sebuah wilayah dataran tinggi yang dikenal dengan udaranya yang dingin dan tanahnya yang subur. Kondisi geografis Takengon yang sejuk disinyalir menjadi faktor pendukung mengapa durian dari daerah tersebut tetap mampu berbuah dengan kualitas prima meski di luar musim reguler. Tekstur dagingnya yang tebal, lembut, serta cita rasa manis yang dominan menjadi daya tarik utama yang sulit ditolak oleh siapa pun yang melintas di depan lapak jualan.
Untuk memanjakan pelanggan, variasi harga yang ditawarkan pun sangat beragam dan dapat menyesuaikan dengan isi kantong masyarakat. Pengunjung bisa memilih paket ekonomis seharga 50 ribu rupiah untuk tiga buah durian berukuran kecil, atau memilih kualitas premium dengan harga 50 ribu rupiah hingga 100 ribu rupiah untuk satu buah berukuran besar. Keberagaman harga ini sengaja diberikan agar seluruh lapisan masyarakat tetap bisa merasakan sensasi kemewahan buah tropis ini.
Riko, pedagang durian yang ditemui oleh tim RRI di lokasi jualan, mengungkapkan bahwa stok kali ini memang memiliki keistimewaan tersendiri. Menurutnya, durian yang ia jajakan memiliki tingkat kematangan yang sempurna dan isi yang kuning mentega. Ia menjamin bahwa meski datang di saat yang tidak biasa, kualitas rasa tetap menjadi prioritas utama demi menjaga kepuasan para pelanggan setianya yang terus berdatangan setiap hari.
"Durian ini sangat bagus dan kualitasnya terjaga walaupun sedang salah musim," ujar Riko dengan penuh percaya diri saat melayani pembeli. Antusiasme warga yang cukup tinggi menunjukkan bahwa durian tetap menjadi primadona komoditas buah yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Kehadiran lapak durian ini tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga memberikan warna tersendiri bagi geliat ekonomi lokal di sektor perdagangan buah-buahan segar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....