Gorengan Kak Misna Maju karena Konsisten

  • 19 Mei 2026 21:35 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Di tengah gempuran makanan kekinian, gorengan tradisional masih punya tempat di hati pembeli. Hal itu dibuktikan Kak Misna, pelaku usaha UMKM yang sudah 5 tahun berjualan pisang goreng dan bakwan di pinggir jalan, Selasa, 19 Mei 2026.

Setiap hari, lapak sederhana milik Kak Misna tidak pernah sepi dari buruan pembeli. Berbekal resep adonan yang pas, pisang goreng yang renyah dan bakwan yang gurih hangat menjadi menu andalan yang paling dicari warga sekitar.

"Alhamdulillah, kalau hari ramai bisa dapat Rp300 ribu bersih per hari. Yang penting konsisten buka setiap sore kecuali hari minggu, dari pukul 14.00 sampai habis,biasanya di musim hujan saat ini banyak pembeli yang datang " ujar Kak Misna saat ditemui di lokasi jualannya.

Misna menambahkan, aneka gorengan yang tersedia disini ada goreng pisang, bakwan jagung, tahu, sukun, tempe dan tape ubi goreng. Untuk harganya cuma 2000 untuk satu gorengan. Ujarnya

Dalam satu bulan, perputaran uang dari hasil penggorengan tersebut bisa menyentuh angka Rp9 juta. Pendapatan ini menjadi bukti nyata bahwa sektor UMKM, khususnya kuliner jalanan, memiliki potensi ekonomi yang sangat besar jika ditekuni dengan sabar.

Meski tantangan harga bahan baku naik turun, Kak Misna memilih tidak menaikkan harga terlalu tinggi agar pelanggan tetap datang. Ia juga mulai memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan dagangannya.

Ia mengaku kunci bertahan selama 5 tahun adalah menjaga kualitas minyak, bahan baku segar, dan pelayanan ramah. Alamat lapak gorengan kak Misna, di Jalan Sisingamangara desa Lapang, Aceh Barat.

Kisah Kak Misna jadi contoh bahwa usaha kecil dengan produk sederhana bisa bertahan lama asal dijalankan dengan tekun dan konsisten. Memulai usaha kecil bukanlah perkara mudah, namun konsistensi dan kerja keras selalu membuahkan hasil manis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....