Dekranasda Aceh Barat Berdayakan Masyarakat Melalui Pelatihan
- 05 Nov 2025 18:54 WIB
- Meulaboh
KBRN Meulaboh: Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Aceh Barat menggelar kegiatan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi Pelatihan Bordir dan Payet sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan kualitas serta daya saing produk kerajinan lokal.
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 31 Oktober hingga 5 November 2025 ini, diikuti oleh para pengrajin bordir dan pelaku usaha kreatif dari berbagai kecamatan di Aceh Barat.
Ketua Dekranasda Aceh Barat, Afrinda Novalia, SE, MM, mengatakan ini merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat dalam berbentuk pelatihan keterampilan para pengrajin bordir dan payet yang telah bekerja keras untuk menciptakan produk-produk kerajinan yang indah, bernilai seni tinggi, dan berkualitas.
“Kegiatan kerajinan ini merupakan salah satu bentuk upaya Dekranas dalam meningkatkan ekonomi kerajinan di Indonesia, dengan pelatihan ini sehingga dapat menjadi inspirasi bagi para pengrajin di daerah untuk terus berkreasi dan meningkatkan kualitas produknya,” ujar Afrinda.
Lebih lanjut, Afrinda juga menambahkan bahwa pelatihan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan, tetapi juga pada pelestarian budaya lokal. Salah satunya melalui pembelajaran bordir khas Aceh Barat dengan motif sulubayung, yang menjadi kebanggaan masyarakat dan warisan daerah Aceh Barat.
“Selain meningkatkan kreativitas, kita juga perlu menjaga tradisi melalui motif khas daerah seperti sulubayung, agar identitas budaya Aceh Barat tetap lestari di tengah perkembangan zaman,” tambahnya.
Afrinda juga mengucapkan selamat kepada para peserta pelatihan yang telah mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat dan dedikasi. Ia berharap hasil dari pelatihan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mengembangkan usaha serta membuka peluang pasar yang lebih luas, terutama di kalangan pencinta fashion bordir dan payet.
“Semoga kegiatan yang telah berlangsung selama lima hari ini dapat memberikan manfaat besar bagi kita semua, baik dalam peningkatan keterampilan, kreativitas, maupun dalam penguatan ekonomi masyarakat,” ujarnya menutup sambutan.
Sementara itu, salah satu peserta pelatihan, Yuli Astuti, menyampaikan rasa terima kasih atas terselenggaranya kegiatan yang dinilainya sangat bermanfaat. Ia mengaku mendapatkan banyak ilmu dan keterampilan baru yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam mengembangkan usaha rumahan.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Kami bisa belajar banyak tentang teknik bordir dan payet yang lebih modern. Selain menambah pengetahuan, keterampilan ini juga bisa membantu meningkatkan perekonomian keluarga,” ungkap Yuli.
Melalui kegiatan ini, Dekranasda Aceh Barat berharap para pengrajin lokal semakin termotivasi untuk terus berinovasi, mengembangkan desain yang unik, serta menjaga ciri khas daerah agar produk kerajinan Aceh Barat semakin dikenal dan mampu menembus pasar yang lebih luas, baik nasional maupun internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....