Pabrik Karet Aceh Barat Bangkitkan Semangat Petani

  • 06 Feb 2026 23:12 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Supplier bahan olah karet rakyat (bokar) asal Nagan Raya, Haji Malem Muda, menilai kehadiran pabrik pengolahan karet di Aceh Barat membawa perubahan besar bagi aktivitas dan semangat petani karet di wilayah barat Aceh. Hal itu disampaikannya dalam Program Dialog Meulaboh Menyapa edisi Kamis, 5 Februari 2026.

Haji Malem mengatakan, sejak beberapa waktu terakhir pihaknya telah membina kelompok petani penderes karet yang beranggotakan sekitar 20 orang dalam satu kelompok untuk memperkuat produksi dan pemasaran bokar. “Kelompok ini sudah berjalan, terutama di desa kami. Hampir semua petani di satu desa sudah aktif kembali. Di wilayah lain seperti Beutong juga mulai tumbuh kelompok-kelompok serupa,” ujarnya.

Menurut Haji Malem, kondisi petani karet sebelum beroperasinya pabrik pengolahan karet di Aceh Barat sangat memprihatinkan. Petani harus menjual karet ke luar daerah seperti Medan dengan proses yang sulit, biaya tinggi, serta keterbatasan akses karena harus melalui perantara.

“Dulu sangat berat. Kita tidak bisa langsung berhubungan dengan pabrik, harus lewat perantara, dan tidak ada hubungan kekeluargaan. Itu membuat petani banyak yang patah semangat,” katanya.

Namun, sejak beroperasinya pabrik pengolahan karet PT Potensi Bumi Sakti (PBS) di Aceh Barat, situasi tersebut berubah signifikan. Petani dan supplier kini dapat langsung menjual bokar ke pabrik lokal dengan proses yang lebih mudah dan terbuka.

“Harga sekarang bersaing, sama dengan Medan, tergantung kualitas. Bahkan bisa lebih menguntungkan karena biaya angkut lebih rendah,” ucapnya.

Ia menambahkan, kemudahan akses dan kepastian pasar tersebut membuat petani kembali bergairah mengelola kebun karet yang sebelumnya banyak terbengkalai. Menurutnya, keberadaan pabrik lokal tidak hanya meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi masyarakat secara lebih luas.

“Dengan majunya pabrik karet ini, masyarakat ikut maju dan ekonomi daerah ikut tumbuh. Ini sangat membantu petani dan masyarakat Aceh secara umum,” ucap Haji Malem.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....