Harga Emas Dunia Menguat di Tengah Ekspektasi Pasar

  • 12 Nov 2025 13:50 WIB
  •  Meulaboh

KBRN Meulaboh: Harga emas dunia pada Selasa, 12 November 2025, tercatat masih menunjukkan pergerakan positif meski sempat mengalami koreksi tipis pada sesi perdagangan sore waktu Asia. Berdasarkan data real-time dari platform TradingView (OANDA XAU/USD), harga emas spot berada di level US$ 4.116,45 per troy ons, setelah sempat menyentuh level tertinggi harian di US$ 4.119,30 dan terendah di US$ 4.103,27.

Secara teknikal, grafik empat jam (4H) menunjukkan bahwa harga emas saat ini bergerak mendekati zona order block di area US$ 4.120 – 4.160 yang berpotensi menjadi area resistance kuat. Di sisi bawah, terdapat zona fair value gap pada kisaran US$ 4.080 – 4.100 yang bisa menjadi area reaksi harga apabila terjadi koreksi jangka pendek.

Beberapa analis teknikal memperkirakan bahwa tren emas masih berada dalam fase konsolidasi setelah reli tajam sejak awal November. Struktur pasar menunjukkan adanya break of structure dan change of character yang menandakan potensi koreksi sehat sebelum melanjutkan tren naik berikutnya.

Dari sisi fundamental, kenaikan harga emas masih ditopang oleh ekspektasi pasar terhadap langkah The Federal Reserve yang diperkirakan akan memangkas suku bunga acuan dalam waktu dekat. Tekanan terhadap dolar AS dan meningkatnya permintaan aset aman juga turut memperkuat posisi emas di pasar global.

Di pasar domestik, harga emas batangan Antam ikut bergerak naik mengikuti tren global. Berdasarkan data dari situs resmi logammulia.com, harga emas 1 gram hari ini tercatat Rp 2.367.000, naik Rp 7.000 dibandingkan hari sebelumnya. Adapun harga buyback berada di posisi Rp 2.232.000 per gram.

Dengan kondisi pasar yang masih fluktuatif, pelaku investasi disarankan memperhatikan area teknikal penting seperti support di US$ 4.080 dan resistance di US$ 4.160 sebagai acuan strategi jangka pendek. Jika harga berhasil menembus zona resistance tersebut, peluang menuju area US$ 4.200 – 4.250 terbuka lebar. Namun, kegagalan bertahan di atas US$ 4.100 bisa memicu koreksi ke bawah menuju area US$ 4.050.

Secara keseluruhan, tren emas dunia masih terjaga positif dengan bias penguatan moderat, seiring meningkatnya sentimen dovish dari bank sentral global dan melemahnya imbal hasil obligasi AS.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....