Ikan Teri Tak Sekadar Pelengkap Sambal, Kaya Protein dan Omega-3
- 22 Sep 2026 15:31 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID , MEULABOH - Berukuran kecil bukan berarti ikan teri minim manfaat.
Ikan yang kerap menjadi pelengkap sambal dan berbagai masakan ini ternyata mengandung beragam nutrisi penting, mulai dari protein, kalsium, fosfor, zat besi, hingga asam lemak omega-3.
Ikan teri termasuk dalam keluarga Engraulidae yang terdiri dari lebih dari 140 spesies di dunia.
Ukurannya bervariasi, mulai dari sekitar 2 hingga 40 sentimeter. Di Indonesia, ikan teri umumnya diolah dengan cara dikeringkan, diasinkan, diasap, maupun dimasak menjadi berbagai hidangan.
Berdasarkan data kandungan gizi yang dikutip dari Alodokter, dalam 100 gram ikan teri kering terdapat sekitar 170 kalori, 33 gram protein, 3 gram lemak, 1 gram kalsium, 1,5 gram fosfor, 4 miligram zat besi, 0,15 miligram vitamin B1, dan 65 mikrogram vitamin A.
Ikan teri juga mengandung selenium serta asam lemak omega-3.
Kandungan nutrisi tersebut membuat ikan teri memiliki sejumlah potensi manfaat bagi kesehatan tubuh.
Salah satunya adalah mendukung kesehatan jantung. Asam lemak omega-3 diketahui berperan dalam membantu menjaga kadar trigliserida dan tekanan darah serta mendukung kesehatan pembuluh darah.
Namun, cara pengolahan perlu diperhatikan. Ikan teri yang digoreng dapat memiliki kandungan lemak lebih tinggi, sedangkan ikan teri yang diasinkan memiliki kadar natrium yang tinggi. Karena itu, konsumsi ikan teri sebaiknya tetap disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan masing-masing.
Kandungan kalsium dan fosfor pada ikan teri juga dapat membantu menjaga kesehatan tulang.
Kedua mineral tersebut berperan dalam mempertahankan struktur dan kekuatan tulang serta gigi.
Selain itu, kandungan omega-3 pada ikan teri turut mendukung kesehatan mata. Asupan omega-3 yang cukup diketahui berkaitan dengan fungsi mata dan kesehatan jaringan penglihatan.
Ikan teri juga dapat menjadi sumber protein yang praktis. Kandungan protein yang cukup tinggi dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung pengaturan berat badan.
Bagi anak-anak, ikan teri juga dapat menjadi salah satu sumber nutrisi untuk mendukung tumbuh kembang.
Protein, mineral, dan asam lemak omega-3 dibutuhkan tubuh dalam berbagai proses, termasuk pembentukan jaringan serta perkembangan otak dan tulang.
Asam lemak omega-3 juga berperan dalam menunjang fungsi otak. Sejumlah penelitian mengaitkan asupan omega-3 dengan kesehatan otak dan risiko gangguan kognitif, meskipun penelitian khusus mengenai manfaat ikan teri masih terbatas.
Di sisi lain, konsumsi ikan teri perlu diperhatikan oleh masyarakat dengan kondisi kesehatan tertentu.
Ikan teri yang diasinkan dapat mengandung natrium cukup tinggi, sementara ikan teri juga mengandung purin.
Karena itu, orang dengan tekanan darah tinggi, penyakit ginjal, atau kondisi yang mengharuskan pembatasan purin dan natrium sebaiknya memperhatikan jumlah konsumsinya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....