Dibalik Anyaman Ketupat Tersimpan Filosofi Hidup yang Mendalam
- 03 Apr 2026 19:47 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID. Meulaboh - Ketupat bukan sekadar makanan khas yang hadir saat Hari Raya Idulfitri, tetapi juga memiliki makna filosofis yang dalam bagi masyarakat Indonesia. Dibuat dari anyaman daun kelapa muda (janur) yang diisi beras dan kemudian direbus hingga matang, ketupat telah menjadi simbol tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.
Dikutip rri.co.id pada Jum’at 3 April 2026 dari berbagai sumber. Dalam budaya Jawa, ketupat sering dikaitkan dengan istilah “ngaku lepat” yang berarti mengakui kesalahan. Hal ini menjadikan ketupat sebagai lambang permohonan maaf dan refleksi diri setelah menjalani bulan Ramadan. Tradisi ini sejalan dengan semangat Idulfitri, yaitu kembali ke fitrah atau kesucian setelah sebulan penuh berpuasa.
Bentuk anyaman ketupat yang rumit juga memiliki arti tersendiri. Anyaman tersebut melambangkan berbagai kesalahan dan kekhilafan manusia yang saling terkait. Sementara itu, bagian dalamnya yang berwarna putih bersih mencerminkan hati yang telah kembali suci setelah saling memaafkan.
Tidak hanya itu, ketupat juga menjadi simbol kebersamaan dan persatuan. Proses pembuatannya yang membutuhkan ketelatenan sering kali dilakukan bersama keluarga, menciptakan momen kebersamaan yang hangat. Saat disajikan, ketupat biasanya dinikmati bersama hidangan khas lainnya seperti opor ayam, rendang, atau sambal goreng ati, memperkuat tradisi berkumpul saat hari raya.
Di berbagai daerah di Indonesia, ketupat bahkan dirayakan dalam tradisi khusus seperti “Lebaran Ketupat” yang dilakukan beberapa hari setelah Idulfitri. Perayaan ini semakin menegaskan bahwa ketupat bukan hanya makanan, tetapi juga bagian penting dari identitas budaya dan nilai sosial masyarakat.
Dengan segala makna yang terkandung di dalamnya, ketupat menjadi lebih dari sekadar hidangan. Ia adalah simbol permohonan maaf, kebersamaan, dan harapan akan kehidupan yang lebih baik setelah melewati perjalanan spiritual di bulan Ramadan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....