Berikut 7 Kerusakan Mobil yang Sebaiknya Diserahkan Kebengkel
- 19 Sep 2026 20:35 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Naik mobil memang lebih nyaman dibandingkan naik motor. Sebab Anda tidak akan kehujanan atau kepanasan. Tapi merawat mobil lebih sulit dan biaya perawatannya jauh lebih mahal dibandingkan motor.
Selain itu, karena komponennya lebih banyak, permasalahan pada mobil juga lebih banyak dibandingkan motor. Berikut idntimes.com merilis Sabtu 19 September 2026 daftar kerusakan mobil yang sebaiknya kamu serahkan ke montir untuk memperbaikinya.
1. Kerusakan pada Radiator
Kerusakan pada radiator juga tidak bisa Anda perbaiki sendiri, lho! Pasalnya, radiator adalah komponen penting dari mesin mobil Anda.
Salah memasang radiator, justru bisa menimbulkan kerusakan signifikan pada mobil Anda. Tidak mau kan mobil Anda lebih rusak gara-gara Anda coba memperbaiki kerusakan tersebut.
2. Kerusakan pada Fuel Pump
Kalau fuel pump alias pompa bahan bakar mobil Anda rusak, jangan sekali-kali memperbaikinya sendiri! Soalnya, bagian ini termasuk komponen sensitif pada mobil. Jadi, jika Anda salah memperbaiki maka bisa jadi kerusakan pada mobil makin parah.
Untuk itu, sangat disarankan Anda menyewa jasa seorang montir profesional untuk memperbaiki bagian ini.
3. Kerusakan pada Rem
Rem juga merupakan bagian mobil yang sensitif jika tidak diperbaiki dengan benar. Kalau Anda gak punya keahlian khusus, jangan sekali-kali mencoba memperbaikinya.
Sistem rem pada mobil itu, soalnya tidak cuma masalah bantalan saja. Namun juga ada kaliper, rotor, bantalan roda, dan minyak rem.
4. Kerusakan pada Sistem Transmisi
Karena sifatnya yang penting, memperbaiki sistem transmisi alias ganti persneling pada mobil (terutama mobil manual) sendiri adalah salah satu langkah paling berisiko. Pasalnya, mengubah cairan transmisi di mobil pun sebenarnya membutuhkan prosedur khusus.
Sehingga memperbaiki sistem transmisi mobil tanpa keahlian khusus itu sangat berisiko merusak permesinan mobil Anda. Jadi, kalau ada kerusakan pada mobil usahakan untuk langsung membawanya ke bengkel profesional.
5. Kerusakan pada Timing Belt
Jika terjadi kerusakan pada timing belt alias sabuk yang menghubungkan kruk as dan camshaft mobil Anda, maka jangan sekali-kali mencoba untuk memperbaikinya sendiri. Pasalnya, timing belt adalah komponen penting yang membuat mesin beroperasi setiap harinya.
Kesalahan sekecil apapun yang Anda lakukan saat mencoba mengganti atau memperbaiki timing belt, bisa berakibat buruk dan kerusakan jangka panjang pada mesin mobil Anda.
6. Kerusakan pada Shockbreaker
Jangan sekali-kali mencoba untuk memperbaiki shockbreaker mobil yang rusak sendirian atau tanpa bantuan ahli. Pasalnya, kalau Anda salah memasang shockbreaker bisa jadi berpengaruh terhadap sistem keamanan dan rem mobil Anda.
Selain itu, mengganti shockbreaker sendirian juga berisiko pada keselamatan Anda. Banyak kasus yang menyebutkan jika pemilik mobil yang mencoba memperbaiki sistem shockbreaker sendiri berisiko cedera. Jadi daripada terjadi hal-hal yang tak diinginkan, maka bawa saja mobil Anda ke bengkel profesional.
7. Kerusakan Atau Retakan pada Kaca Depan
Jika ada retak atau kerusakan pada kaca mobil depan, maka usahakan untuk tidak memperbaikinya sendiri. Alih-alih makin kinclong dan bagus, memperbaiki kaca depan yang retak atau rusak dapat menambah kemungkinan keretakan pada kaca makin besar.
Gak mau kan, Anda mengeluarkan dana yang jauh lebih besar untuk memperbaikinya? Kalau iya, mending langsung bawa mobil Anda ke bengkel profesional agar kerusakan atau keretakan pada kaca mobil depan bisa diatasi dengan tepat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....