Kebiasaan Bikin Transmisi Mobil Bekas Matik Cepat Jebol
- 09 Sep 2026 21:54 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Kalian sebagai pemilik mobil bekas matik harus tahu nih, penyebab transmisinya bisa cepat jebol. Berikut gridoto.com merilis Rabu 9 September 2026 walau transmisi matik dikenal praktis tapi juga rentan rusak kalau pengemudi punya kebiasaan yang salah.
Nah, mobil matik yang masuk bengkel bukan karena usia, tapi karena perilaku pengemudinya sendiri. Kerusakan transmisi matik paling sering terjadi karena kebiasaan kecil yang diulang terus setiap hari.
| Baca juga: Faktor Ban Belakang Mobil Lebih Cepat Aus |
Umumnya, salah satu kebiasaan sepele adalah menginjak pedal gas terlalu mendadak. Tekanan mendadak pada pedal gas bisa membuat tekanan oli transmisi meningkat tajam dan menimbulkan beban besar pada kopling otomatis.
Kebiasaan lain yang sering dilakukan adalah memindahkan tuas transmisi secara terburu-buru, misalnya dari D ke R sebelum mobil benar-benar berhenti. Aksi ini bisa bikin komponen gear di dalam transmisi cepat aus dan bahkan menyebabkan hentakan keras yang merusak torque converter.
Selain itu, pemilik yang tidak rutin mengganti oli transmisi juga berisiko besar mengalami kerusakan. Oli yang sudah kotor akan kehilangan kemampuan melumasi dan mendinginkan, sehingga gesekan antar komponen meningkat.
Posisi gigi yang tidak sesuai dengan kondisi jalan juga sering bikin transmisi jebol lebih cepat, kalau tanjakan pakai D terus, panas di transmisi bisa berlebih dan akhirnya overheat. Kesalahan terakhir yang sering dilakukan adalah menderek mobil matik tanpa mengangkat roda penggeraknya.
Karena itu bisa membuat komponen di dalam transmisi berputar tanpa pelumasan yang cukup. Nah, agar umurnya awet hindari deh dari kebiasaan tersebut, umur transmisi matik bisa jauh lebih panjang dan performanya tetap halus seperti baru. Itulah dia lima kebiasaan sepele penyebab transmisi matic di mobil bekas Anda jebol.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....