Berikut Kebiasaan Buruk saat Menyalakan dan Memanaskan Mobil
- 23 Agt 2026 14:57 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Meski terlihat sepele, kebiasaan saat menyalakan dan memanaskan mobil bisa berdampak besar pada usia mesin dan efisiensi kendaraan.
Banyak pengemudi melakukan rutinitas yang dianggap benar, padahal justru merusak mobil secara perlahan. Berikut garut60.pikiran-rakyat.com merilis Minggu 23 Agustus 2026 enam kebiasaan buruk yang wajib dihindari.
1. Menyalakan AC Saat Mesin Baru Hidup
Menyalakan AC segera setelah mesin dinyalakan adalah kebiasaan yang bisa membebani sistem kelistrikan dan mesin yang belum stabil.
Efek buruknya, beban tambahan dari kompresor AC bisa membuat RPM naik turun, mempercepat kerusakan aki, dan menurunkan efisiensi mesin. Solusinya, tunggu hingga mesin stabil sebelum menyalakan AC atau fitur berat lainnya.
| Baca juga: Berikut 5 Tanda Anda Sudah Jago Nyetir Mobil |
2. Langsung Menyalakan Semua Fitur Elektronik
Beberapa pengemudi langsung menyalakan lampu, audio, dan sistem infotainment saat mesin baru hidup. Ini bisa mengganggu proses awal kerja mesin dan sistem kelistrikan.
Efek buruknya, beban listrik berlebih saat mesin belum stabil bisa menyebabkan drop tegangan, kerusakan alternator, dan gangguan ECU.
Solusinya, nyalakan fitur elektronik secara bertahap setelah mesin mencapai suhu kerja optimal.
3. Tidak Memeriksa Indikator dan Suhu Mesin
Mengabaikan indikator dashboard saat menyalakan mobil adalah kebiasaan yang bisa membuat pengemudi melewatkan tanda-tanda awal kerusakan.
Efek buruknya, lampu indikator seperti oli, aki, atau suhu mesin bisa memberi peringatan dini. Jika diabaikan, bisa menyebabkan kerusakan fatal pada mesin.
Solusinya, biasakan melihat dashboard selama beberapa detik setelah menyalakan mesin untuk memastikan semua sistem bekerja normal.
4. Memanaskan Mobil Terlalu Lama
Banyak orang masih percaya bahwa mobil harus dipanaskan lama sebelum digunakan, terutama di pagi hari. Padahal, mobil modern dengan sistem injeksi tidak membutuhkan pemanasan panjang.
Efek buruknya, memanaskan terlalu lama bisa menyebabkan penumpukan karbon, boros bahan bakar, dan kerusakan komponen mesin.
Solusinya, cukup hidupkan mesin selama 1–2 menit hingga RPM stabil di bawah 1.000, lalu mulai berkendara secara perlahan.
5. Menginjak Pedal Gas Saat Mesin Baru Menyala
Beberapa pengemudi langsung menginjak pedal gas setelah menyalakan mesin, dengan harapan mempercepat pemanasan. Ini adalah kebiasaan yang sangat fatal.
Efek buruknya, tekanan mendadak pada mesin yang belum mencapai suhu kerja bisa mempercepat aus komponen internal, seperti piston dan silinder. Solusinya, biarkan mesin menyala tanpa beban selama beberapa saat sebelum digunakan.
6. Memanaskan Mobil di Ruang Tertutup
Memanaskan mobil di dalam garasi tertutup tanpa ventilasi adalah kebiasaan yang sangat berbahaya, baik bagi kendaraan maupun kesehatan penghuni rumah.
Efek buruknya, gas buang seperti karbon monoksida bisa menumpuk dan menyebabkan keracunan atau bahkan kematian jika terhirup dalam jumlah besar. Solusinya, selalu buka pintu garasi atau panaskan mobil di area terbuka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....