DPMG Aceh Siapkan Penilaian Desa Terbaik untuk Percepatan Penurunan Stunting

  • 05 Agt 2026 16:13 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh mulai mempersiapkan proses penilaian desa terbaik dalam konvergensi pencegahan dan percepatan penurunan stunting tahun 2026.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Kepala DPMG Aceh, Dr. H. Iskandar, AP, S.Sos, M.Si di Aula DPMG Aceh, Selasa (4/8/2026).

Rapat diikuti tim penilai dari sejumlah SKPA lintas sektor yang tergabung dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Aceh, Kepala DPMG kabupaten/kota, serta mitra pembangunan yang mendukung program percepatan penurunan stunting di Aceh.

Iskandar mengatakan, penilaian desa terbaik tidak hanya ditujukan untuk menentukan desa yang berprestasi, tetapi juga menjadi bagian dari evaluasi terhadap kemampuan desa dalam mengintegrasikan sumber daya, program, dan anggaran untuk mendukung upaya penurunan stunting.

“Penilaian ini bukan sekadar memilih desa terbaik, tetapi menjadi instrumen evaluasi untuk mengukur sejauh mana desa mampu mengintegrasikan seluruh sumber daya, program, dan anggaran dalam mendukung percepatan penurunan stunting,” ujar Iskandar.

Ia menyebutkan, desa yang memiliki praktik baik nantinya diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa lainnya di Aceh.

Dalam rapat tersebut, peserta juga membahas pembentukan tim penilai provinsi, mekanisme penilaian, indikator evaluasi, hingga jadwal verifikasi lapangan. Penyamaan persepsi dilakukan agar proses penilaian dapat berlangsung secara objektif, transparan, dan akuntabel.

Sejumlah aspek yang menjadi fokus penilaian di antaranya komitmen pemerintah desa dalam percepatan penurunan stunting, kualitas perencanaan dan penganggaran desa, pelaksanaan delapan aksi konvergensi, inovasi desa, pemanfaatan data keluarga berisiko stunting, serta sinergi lintas sektor dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

DPMG Aceh berharap proses penilaian tersebut dapat menemukan praktik-praktik baik di tingkat desa yang nantinya dapat diterapkan di wilayah lainnya. Kegiatan juga diharapkan mendorong desa untuk meningkatkan kualitas pelayanan dasar dan memperkuat kolaborasi dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Aceh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....