Wajib Tau, Berikut 7 Makanan Penyebab Hipertensi!
- 02 Agt 2026 12:19 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Tekanan darah tinggi alias hipertensi sering disebut sebagai silent killer karena gejalanya tidak selalu terlihat, padahal dampaknya serius untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Ironisnya, salah satu penyebab utamanya justru bersembunyi di menu makan sehari-hari yang selama ini terasa biasa saja. Pola makan punya peran besar dalam mengatur tekanan darah, apalagi bagi orang yang lebih sensitif terhadap perubahan metabolisme tubuh.
Nah, supaya Anda dapat lebih menjaga pola makan, berikut Herself Health merilis Sabtu 1 Agustus 2026 makanan penyebab hipertensi.
1. Makanan Olahan
| Baca juga: Tips agar Anak Tak Malas Masuk Sekolah |
Makanan olahan biasanya mengandung natrium tinggi karena berfungsi sebagai pengawet sekaligus penambah rasa. Belum lagi kandungan lemak trans dan gula tambahan yang sering bersembunyi di baliknya.
2. Makanan yang Diasamkan
Makanan yang diasamkan atau diawetkan dengan garam, seperti acar, sauerkraut, zaitun, kimchi, hingga cabai acar, memang menggugah selera. Sayangnya, proses pengawetannya menggunakan garam dalam jumlah cukup banyak untuk mencegah pertumbuhan bakteri.
3. Makanan Cepat Saji
Siapa sih yang tidak tergoda dengan burger, kentang goreng, atau ayam goreng tepung dari gerai makanan cepat saji? Sayangnya, makanan jenis ini biasanya diberi garam dalam jumlah besar demi cita rasa yang lebih menggugah sekaligus memperpanjang masa simpan.
4. Makanan Asin
Kalau Anda termasuk penggemar keripik, pretzel, popcorn asin, atau kacang yang sudah ditaburi garam berlebih, sebaiknya mulai mengurangi porsinya. Garam berlebih membuat tubuh menahan lebih banyak cairan untuk mengencerkan kadar natrium dalam darah, sehingga volume darah yang mengalir di pembuluh pun ikut bertambah.
5. Makanan Manis
| Baca juga: Tips Tetap Semangat Kerja meski Cuaca Hujan |
Selain asin, makanan manis juga menjadi biang keladi hipertensi yang sering luput dari perhatian. Kue, permen, yogurt rasa buah, granola, hingga sereal sarapan yang manis dapat memicu kenaikan berat badan, resistansi insulin, dan peradangan dalam tubuh.
6. Daging Merah
Daging merah memang lezat, tapi kandungan lemak jenuh, kolesterol, dan kadang natrium di dalamnya patut diwaspadai. Lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) yang lama-lama menumpuk di dinding arteri dan mempersempit alirannya.
7. Lemak Jenuh
Konsumsi lemak jenuh secara berlebihan membuat tubuh memproduksi lebih banyak kolesterol LDL, yang kemudian menumpuk di dinding pembuluh darah dan membentuk plak. Proses ini dikenal dengan istilah aterosklerosis, yaitu kondisi ketika arteri menyempit dan kehilangan kelenturannya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....