Berikut 5 Kebiasaan Buruk Saat Mengemudi Mobil

  • 02 Agt 2026 12:18 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Pengemudi yang sudah berpengalaman seringnya memiliki beberapa kebiasaan buruk di jalan. Kebiasaan ini bisa berujung pada kecelakaan, tilang, atau masalah lainnya yang tidak diinginkan.

Oleh karena itu, penting untuk mengenali dan memperbaiki kebiasaan tersebut demi keselamatan berkendara. Kebiasaan buruk di jalan seringkali dilakukan tanpa sadar dan menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari.

Mengenali dan mengubah kebiasaan ini adalah langkah penting untuk meningkatkan keselamatan di jalan. Berikut idntimes.com merilis Sabtu 1 Agustus 2026 beberapa kebiasaan buruk yang harus dihindari oleh para pengemudi mobil.

1. Tidak Menggunakan Lampu Sein

Menggunakan lampu sein mungkin terasa merepotkan, tapi ini adalah bagian penting dari keselamatan berkendara. Pengemudi lain perlu tahu jika Anda akan berpindah jalur atau berbelok agar bisa bereaksi dengan aman. Dengan memberi sinyal, kamu membantu mereka mengantisipasi gerakan Anda.

Jika Anda tidak menggunakan lampu sein, pengemudi lain tidak akan tahu apa yang akan Anda lakukan. Ini bisa menyebabkan kecelakaan atau situasi berbahaya di jalan. Oleh karena itu, pastikan Anda selalu menggunakan lampu sein saat berpindah jalur atau berbelok.

2. Mempercepat Laju Saat Lampu Kuning

Jika tidak bisa berhenti dengan aman, jangan ngebut saat lampu kuning menyala. Mengemudi defensif adalah pilihan teraman, tapi banyak pengemudi yang tetap ngebut untuk menghemat waktu. Menekan pedal gas saat lampu kuning bisa sangat berisiko.

Ngebut saat lampu kuning bisa menyebabkan kecelakaan karena pengemudi lain yang mendapat lampu hijau tidak siap. Oleh karena itu, lebih baik berhenti dengan aman daripada mengambil risiko. Keselamatan di jalan harus menjadi prioritas utama.

3. Membuntuti Kendaraan Lain Terlalu Dekat

Di jalan yang padat, kamu mungkin ingin mengikuti kendaraan di depan terlalu dekat. Namun, membuntuti terlalu dekat itu berbahaya. Jaga jarak satu mobil di depan untuk menghindari kecelakaan.

Jarak yang cukup memberi Anda waktu bereaksi jika ada masalah di depan. Ini juga mengurangi risiko tabrakan beruntun. Jaga jarak membuat kamu lebih aman di jalan.

4. Melihat Ponsel Saat Mengemudi

Mengirim pesan teks sambil mengemudi jelas sangat berbahaya, semua orang tahu itu. Untuk itu, buat aturan yang ketat tentang penggunaan ponsel saat mengemudi. Jika perlu menggunakan ponsel, pastikan Anda sudah berhenti di tempat yang aman.

Anda bisa mencoba beberapa hal untuk mengurangi gangguan ponsel saat mengemudi. Contohnya Anda bisa menyimpan ponsel di tempat yang sulit dijangkau atau mengaktifkan mode pesawat. Dengan melakukan hal ini, Anda bisa lebih fokus pada jalan dan mengurangi risiko kecelakaan.

5. Menerobos Rambu Lalu Lintas Tanpa Berhenti

Tidak berhenti total di rambu lalu lintas adalah kebiasaan yang sangat berisiko. Jika Anda tidak melihat mobil yang melaju di persimpangan, Anda bisa menjadi korban tabrakan dari samping. Selain itu, ada kemungkinan mobil polisi tersembunyi di sekitar yang siap menilang pengemudi yang tidak mematuhi aturan.

Kebiasaan ini bisa berujung pada kecelakaan atau denda tilang yang besar. Oleh karena itu, penting untuk selalu berhenti total di rambu lalu lintas. Anda bisa meningkatkan keselamatan diri sendiri dan orang lain di jalan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....