Peran Keluarga Jadi Benteng Utama Cegah Penyalahgunaan Narkoba
- 25 Jun 2026 12:15 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Keluarga memiliki peran penting dalam mencegah penyalahgunaan narkoba, terutama di kalangan generasi muda. Hal tersebut disampaikan Kasat Resnarkoba Polres Aceh Barat, Sandi Saputra, saat menjadi narasumber dalam program dialog RRI Meulaboh, Rabu (24/6/2026).
Menurutnya, narkoba merupakan kejahatan luar biasa yang dapat merusak kesehatan, masa depan, hingga kehidupan sosial penggunanya. Karena itu, orang tua harus menjadi benteng pertama dalam melindungi anak dari pengaruh narkoba.
“Peran keluarga sangat besar. Komunikasi yang baik, pengawasan, dan kedekatan emosional antara orang tua dan anak dapat mencegah mereka terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.
AKP Sandi menjelaskan, orang tua perlu memperhatikan perubahan perilaku anak, seperti sering berbohong, menarik diri dari lingkungan sosial, perubahan pola makan dan tidur, hingga perubahan kondisi fisik yang mencurigakan.
Ia juga mengingatkan bahwa narkoba memiliki berbagai jenis dengan dampak yang berbeda. Penggunaan sabu, misalnya, dapat menyebabkan gangguan tidur, penurunan nafsu makan, emosi yang tidak stabil, hingga kerusakan organ tubuh. Sementara ganja dapat menimbulkan halusinasi dan perubahan perilaku.
Selain melakukan penindakan, Satresnarkoba Polres Aceh Barat terus menggelar sosialisasi dan penyuluhan di sekolah, desa, maupun lingkungan masyarakat yang dinilai rawan penyalahgunaan narkoba.
“Masyarakat perlu memahami bahwa narkoba bukan hanya satu jenis. Ada banyak bentuk dan modus peredarannya yang terus berkembang,” katanya.
Terkait penanganan pengguna narkoba, AKP Sandi menegaskan bahwa keluarga tidak perlu takut untuk melapor. Pengguna yang ingin pulih dapat menjalani rehabilitasi sesuai prosedur yang berlaku.
“Jangan dijauhi atau dihakimi. Rangkul mereka dan dorong untuk menjalani rehabilitasi. Banyak yang berhasil pulih dan kembali menjalani kehidupan normal,” jelasnya.
Ia menambahkan, selain pengawasan keluarga, kegiatan positif seperti olahraga, pendidikan agama, dan pergaulan yang sehat menjadi langkah efektif untuk mencegah penyalahgunaan narkoba.
Polres Aceh Barat juga mengembangkan program Kampung Bebas Narkoba sebagai upaya pencegahan berbasis masyarakat. Program tersebut melibatkan warga dalam pengawasan lingkungan dan edukasi bahaya narkoba.
Di akhir dialog, AKP Sandi mengajak seluruh masyarakat untuk aktif melaporkan dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba kepada pihak kepolisian.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk mewujudkan Aceh Barat yang bersih dari narkoba,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....