Tips agar Nasi Tidak Mudah Basi, Simak Cara Penyimpanan yang Tepat

  • 24 Jun 2026 10:34 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID , Meulaboh - Nasi merupakan makanan pokok yang hampir selalu hadir di meja makan masyarakat Indonesia.

Namun, banyak orang kerap menghadapi masalah nasi yang cepat basi, terutama saat cuaca panas dan tingkat kelembapan udara tinggi.

Agar nasi tetap awet dan layak dikonsumsi lebih lama, kebersihan peralatan memasak menjadi hal yang perlu diperhatikan.

Sebelum digunakan, panci rice cooker maupun alat masak lainnya harus dipastikan dalam kondisi bersih untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur.

Selain itu, beras sebaiknya dicuci secukupnya menggunakan air bersih sebelum dimasak.

Setelah nasi matang, disarankan untuk segera mengaduknya agar uap panas tidak terperangkap di dalam rice cooker.

Langkah ini dapat membantu mengurangi kelembapan berlebih yang sering menjadi penyebab nasi cepat basi.

Masyarakat juga dianjurkan untuk tidak terlalu sering membuka tutup rice cooker karena perubahan suhu dapat mempercepat penurunan kualitas nasi.

Jika nasi tidak akan segera dikonsumsi, penyimpanan dalam wadah tertutup dan dimasukkan ke dalam lemari pendingin dapat menjadi pilihan yang lebih aman.

Beberapa orang juga menambahkan perasan jeruk nipis atau beberapa tetes cuka saat menanak nasi.

Cara tradisional ini dipercaya dapat membantu memperlambat proses pembusukan, meskipun tetap harus dibarengi dengan penyimpanan yang higienis.

Faktor utama yang membuat nasi cepat basi adalah kebersihan alat, suhu penyimpanan, dan kadar kelembapan.

Karena itu, menjaga kebersihan serta cara penyimpanan yang benar sangat penting,ujar seorang praktisi keamanan pangan.

Dengan menerapkan langkah-langkah sederhana tersebut, nasi dapat bertahan lebih lama, tetap berkualitas, serta membantu mengurangi pemborosan makanan di rumah tangga.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....