Anti-Aging di Usia 20-an? Ini Fenomena Baru Gen Z
- 28 Apr 2026 22:27 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID , Meulaboh - Di tengah pesatnya perkembangan tren kecantikan, generasi muda kini mulai menggeser cara pandang terhadap perawatan kulit. Jika dulu istilah anti-aging identik dengan usia 30 atau 40 tahun ke atas, kini Gen Z justru sudah mulai menerapkannya sejak usia 20-an. Fenomena ini dipicu oleh meningkatnya kesadaran akan kesehatan kulit, paparan media sosial, serta kemudahan akses informasi tentang skincare.
Alih-alih fokus pada “menghilangkan kerutan”, konsep anti-aging versi Gen Z lebih mengarah pada pencegahan dini dan menjaga kulit tetap sehat dalam jangka panjang. Berikut empat tips yang kini menjadi tren di kalangan anak muda.
1. Sunscreen Jadi Kunci Utama
Bukan lagi sekadar pelengkap, sunscreen kini dianggap sebagai “investasi kulit” paling penting. Paparan sinar UV diketahui menjadi penyebab utama penuaan dini, seperti munculnya garis halus dan hiperpigmentasi. Tak heran, banyak Gen Z yang menjadikan sunscreen sebagai rutinitas wajib, bahkan saat beraktivitas di dalam ruangan
2. Minimalist Skincare Lebih Digemari
Alih-alih menggunakan banyak produk, tren minimalist skincare justru semakin populer. Fokusnya adalah menggunakan bahan aktif yang benar-benar dibutuhkan kulit, seperti retinol dosis rendah, vitamin C, dan niacinamide. Selain lebih praktis, pendekatan ini juga dinilai mengurangi risiko iritasi.
3. Pola Hidup Sehat Jadi Bagian dari Skincare
Gen Z mulai menyadari bahwa perawatan kulit tidak hanya dari luar. Pola tidur yang cukup, konsumsi makanan bergizi, serta menjaga hidrasi tubuh menjadi bagian penting dalam mencegah penuaan dini. Istilah “glow from within” pun semakin sering digaungkan.
4. Self-Care dan Manajemen Stres
Stres berlebih dapat mempercepat tanda-tanda penuaan. Karena itu, tren self-care seperti journaling, meditasi, hingga olahraga ringan kini menjadi bagian dari rutinitas kecantikan. Bagi Gen Z, menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan merawat kulit.
Fenomena anti-aging di usia 20-an menunjukkan bahwa generasi muda kini lebih proaktif dalam merawat diri. Bukan karena takut tua, melainkan karena ingin menjaga kualitas kulit sejak dini. Dengan pendekatan yang lebih preventif dan holistik, tren ini diprediksi akan terus berkembang di masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....