Trauma Pasca Bencana Dampak Psikologi dan Proses Pemulihan

  • 01 Apr 2026 17:07 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Bencana alam tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga berdampak besar pada kondisi psikologis penyintas. Respon ini muncul sebagai reaksi alami tubuh setelah menghadapi peristiwa ekstrem seperti gempa bumi atau banjir.

Psikolog Ria Handita Nst, S.Psi., M.Psi., dalam program Pro2 Spada RRI, Rabu, 1 April 2026, menjelaskan bahwa secara biologis, otak khususnya amigdala akan aktif sebagai sistem alarm saat individu berada dalam situasi yang mengancam. Aktivasi ini memicu munculnya rasa takut, cemas, dan panik sebagai bentuk mekanisme perlindungan diri.

Ia menambahkan, dampak psikologis tidak hanya dialami oleh penyintas secara langsung, tetapi juga oleh saksi kejadian maupun individu yang kehilangan orang terdekat. Dalam beberapa kasus, kondisi ini dapat berkembang menjadi gangguan yang lebih serius seperti Post-Traumatic Stress Disorder atau PTSD.

Beragam dampak dapat muncul, mulai dari kecemasan, ketakutan, kesedihan mendalam, hingga kesulitan berkonsentrasi dan munculnya ingatan berulang terhadap kejadian. Perubahan perilaku seperti menarik diri dari lingkungan sosial serta gangguan fisik seperti sulit tidur dan jantung berdebar juga kerap dialami penyintas.

Menurut Ria, tingkat keparahan trauma dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya pengalaman saat bencana, kondisi psikologis sebelumnya, serta dukungan sosial yang dimiliki. Penyintas yang mendapatkan dukungan dari keluarga dan lingkungan cenderung lebih cepat pulih.

Proses pemulihan berlangsung secara bertahap, dimulai dari fase shock, kemudian reaksi emosional yang kuat, hingga tahap adaptasi. Rasa aman menjadi kunci penting agar kondisi psikologis dapat kembali stabil. Selain dukungan sosial, peran tenaga profesional seperti psikolog dan konselor juga sangat dibutuhkan. Pendekatan awal seperti psychological first aid membantu penyintas merasa aman dan didampingi, sementara intervensi lanjutan seperti konseling dan terapi psikologis membantu dalam mengelola pikiran serta emosi akibat trauma.

Dengan dukungan yang tepat dan berkelanjutan, penyintas memiliki peluang besar untuk pulih dan kembali menjalani kehidupan secara lebih adaptif.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....